Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
CEO Go-Jek Indonesia, Nadiem Makariem
Dream - Manajemen PT Gojek Indonesia akhirnya angkat bicara. Melalui CEO Nadiem Makarim, pelopor ojek online ini mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo.
Nadiem juga mengucapkan terima kasih terhadap dukungan Netizen yang memberikan dukungan lewat sosial media.
" Pengguna GO-JEK yang tercinta, baru saja Presiden Joko Widodo menjawab aspirasi kita semua dengan membatalkan keputusan Menhub mengenai pelarangan aplikasi ojek/taksi online," kata Nadiem mengutip laman Facebook Go-Jek, Jumat, 18 Desember 2015.
Menurut Nadiem, ia dan seluruh manajemen GO-JEK terharu dengan besarnya dukungan masyarakat yang begitu kuat.
" Kami tidak akan pernah melupakan, bahwa bagian besar dari kemenangan ini adalah suara Anda yang berbondong-bondong membela keberadaan kami," katanya.
Dengan kepastian tersebut, Nadiem mengatakan lebih dari 200 ribu keluarga driver terjamin kesejahteraannya. " Keputusan positif ini merupakan bukti kemenangan ekonomi kerakyatan," katanya.
Untuk merayakan keputusan Jokowi tersebut, Nadiem bahkan mengajak semua pengguna dan driver GO-JEK untuk merayakannya dengan membuat hastag #GoRakyat lewat via akun social media.
" Hidup GO-JEK! Hidup Karya Anak Bangsa!," tegas Nadiem.

Seperti diketahui, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan menegaskan pihaknya tak pernah melarang operasional ojek yang sudah ada sejak beberapa tahun lalu.
Presiden Joko Widodo lewat akun Twitternya bahkan memanggil Jonan untuk meminta kejelasan terhadap keputusan tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya