Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Banyak yang mengira kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, mampu melemahkan berbagai mata uang negara lain. Namun dihari yang sama usai kenaikan 25 basis poin itu, nilai tukar rupiah justru mampu menekan kekuatan dolar.
Berdasarkan data perdagangan Reuters, Kamis, 17 Desember 2015, rupiah pagi ini membuka perdagangan dengan menguat ke level Rp 13.898. Padahal pada penutupan kemarin, rupiah sempat bertengger di Rp 14.070.
Hingga sesi penutupan, nilai tukar rupiah mampu menguat di level Rp 14.013 meski sempat terkerek ke Rp 14.059 dan naik ke level tertinginya di Rp 13.902 per dollar AS.
Pengamat dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada menyatakan penguatan nilai tukar mata uang beberapa negara disebabkan keputusan kenaikan suku bunga ini memberikan kepastian pada perekonomian dunia.
" Adanya kecenderungan akan dinaikannya Fed rate memberikan kepastian ke pasar uang sehingga tidak membuat laju USD tidak terlalu bergejolak. Kondisi itu pun dimanfaatkan laju Rupiah untuk melaju di zona hijaunya," jelas Reza.
Di sisi lain, lanjutnya, laju dollar AS memperlihatkan pergerakan variatifnya terhadap sejumlah mata uang lainnya. Terhadap euro, pound sterling, dan yen, laju USD terpantau menguat. Namun mata uang negeri Paman Sam ini melemah terhadap AUD, CNY, INR, dan HKD.
" Laju Rupiah kami harapkan dapat kembali melanjutkan penguatan seiring kepastian telah dinaikannya suku bunga The Fed. Laju Rupiah sentuh target resisten 14.050," tandasnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya