Dream - Pelarangan ojek berbasis aplikasi online oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan memunculkan reaksi besar di kalangan pengguna internet atau netizen. Sebagian besar netizen menyatakan keberadaan ojek online memberi manfaat cukup besar bagi masyarakat.
Alhasil, para netizen kemudian membuat petisi ditujukan kepada Jonan agar mengevaluasi larangan tersebut. Petisi itu dibuat di laman change.org.
Salah satu petisi berjudul 'Mempetisi Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ignasius Jonan Tinjau ulang larangan pemerintah terhadap layanan Ojek dan Taksi berbasis online (Daring)' banjir dukungan. Petisi yang dibuat oleh F Frico ini menargetkan sebanyak 7.500 pendukung dan hingga pukul 10.30 WIB, petisi ini sudah mendapat 6.421 dukungan.
Sejumlah netizen memberi komentar atas petisi ini. Sebagian besar dari mereka mempertanyakan langkah pelarangan tersebut.
" Saya menandatangani perisi ini karena peraturan harusnya beradaptasi dengan perubahan. Peraturan dibuat untuk memperbaiki keadaan bukan memperburuk keadaan," tulis Hilmi Adrianto.
" Pelarangan transportasi berbasis daring justru melegalkan monopoli transportasi oleh Organda. Bubarkan!" tulis Fadhil Ramadhan.
" Apa yang salah dengan adanya ojek online?? Bisakah Bapak2 disana berpikir untuk tidak selalu mempersulit rakyat?" tulis Wahyu Eko. (Ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global