Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Jokowi Disambut Putra Mahkota UEA Mohammed Bin Zayed Al Nahyan, Saat Tiba Di Bandara Internasional Abu Dhabi, UEA, MInggu (13/9/2015) (Sumber: Setkab)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kunjungannya ke beberapa negara Timur Tengah senantiasa dibuka dengan tangan terbuka oleh para pemimpin negara. Sambutan istimewa bahkan diberikan oleh para raja dan Syeikh negara-negara tersebut.
Berbicara dalam silaturahmi dengan Keluarga Besar Jamiyyah Persatuan Islam (Persis), di Bandung, Jawa Barat, Selasa (17 Oktober 2017) malam, Jokowi mengungkapkan Raja Salman bahkan sempat menjemputnya di depan pesawat saat dirinya melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi.
Sambutan serupa juga diberikan Syeihh Tamim bin Hamad Al Thani yang merupakan pemimpin dari pemerintahan Qatar.
Selain kedua pemimpin negara Arab itu, sambutan cukup istimewa diberikan oleh Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan yang merupakan putera mahkota Uni Emirat Arab.
Tak hanya menyambutnya di tangga pesawat, Syekh Muhamad memboyong Jokowi ke sebuah restoran di Abu Dhabi dengan menyetir sendiri mobilnya. Perjalanan selama dua jam itu dipenuhi dengan beragam perbincangan.
“ Setelah itu baru ditanya kebutuhanmu apa? Kan enak sekali," kata presiden menceritakan pengalamannya.
Dari hasil perbincangan tersebut, Syeikh Muhammad menjadwalkan akan berkunjung ke Indonesia pada tahun 2016 lalu. Namun rencana itu urung terlaksana dan kemungkinn baru terealisasi pada tahun in.
" Ternyata tidak bisa (tahun lalu) dan mundur pada tahun ini,” ungkap Presiden Jokowi.
Pengalaman Jokowi itu disampaikan untuk menjawab polemik bahwa pemerintahannya selama ini lebih condong mencari investasi dari negara barat dan China. Selama tiga tahun terakhir, pemerintah senantiasa aktif menjajaki peluang masuknya investasi termasuk dari negara-negara Arab. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya