BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Foto: Tangkapan Layar Akun Instagram @erickthohir
Dream - Erick Thohir melaporkan dugaan korupsi di PT Garuda Indonesia ke Kejaksaan Agung. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut ingin membersihkan perusahaan negara dari praktik korupsi. Erick Thohir juga membawa bukti-bukti dugaan korupsi itu.
" Tentu juga kami serahkan bukti-bukti audit investigasi. Jadi bukan tuduhan. Karena kita sudah bukan eranya lagi saling menuduh. Tetapi mesti ada fakta yang diberikan," jelas Erick Thohir.
Menurut Erick Thohir, saat ini menjadi saat yang tepat untuk membersihkan BUMN dari oknum-oknum yang diduga melakukan korupsi. " Dan inilah memang tujuan utama kita, terus menyehatkan BUMN tersebut," tambah dia.
Erick berterima kasih kepada Kejaksaan Agungkarena sinkronisasi yang mereka lakukan sejak awal memiliki manfaat bagi transformasi BUMN.
" Karena tidak mungkin transformasi BUMN itu tidak didukung oleh Kejaksaan Agung. Apalagi dengan program Bersih-bersih BUMN," pungkasnya.
Menurut Erick Thohir, kerugian yang terjadi pada PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) karena bisnis model yang salah sejak lama.
" Garuda ini sedang ditahap restrukturisasi, tetapi yang sudah kita ketahui juga secara data-data valid, memang dalam proses pengadaan pesawat terbangnya, leasingnya. Itu ada indikasi korupsi, dengan merek yang berbeda-beda," tutur Erick.
View this post on Instagram
Sementara, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan, Erick melaporkan dugaan korupsi pembelian ATR 72-600. Kejaksaan mendukung langkah Erick Thohir melakukan pembersihan di tubuh BUMN.
" Dalam rangka kami mendukung Kementerian BUMN, dalam rangka bersih-bersih. Dan tentunya di bawah kepemimpinan pak Menteri Erick, kita akan lakukan dan Kejaksaan akan support terus," ujar Burhanuddin.
Dalam keterangan persnya, ST Burhanuddin menjelaskan bahwa pengadaan pesawat ATR 72-600 lewat leasing sebetulnya merupakan pengembangan kasus lama.
" Untuk ATR 72-600 ini zaman ES, dan ES sekarang masih ada di dalam tahanan. Zaman dirutnya adalah ES," kata Burhanuddin.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
