Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Pekerja Di Singapura Keluar Dari Kantor Bukan Karena Gaji. (Foto: Pixabay)
Dream – Tak jarang karyawan meninggalkan perusahaannya demi gaji yang lebih besar. Namun, hal ini tidak berlaku di Singapura.
Di negara yang berjulukan Kota Singa, para professional menganggap uang bukanlah segalanya. Motivasi mereka untuk “ hijrah” adalah mereka ingin mencari tempat kerja yang seimbang.
Perusahaan rekrutmen spesialis global, Robert Half, baru saja merilis survei terbaru, Panduan Gaji Robert Half 2018. Ada 1 dari 4 orang pekerja Singapura yang meninggalkan organisasi atau perusahaan tempat bekerja demi mendapatkan keseimbangan yang lebih baik.
Lalu, ada 24 persen pekerja yang ingin mendapatkan penghasilan yang lebih baik dan 23 persen mendambakan pengembangan karier.
“ Gaji tetap menjadi bagian penting dari paket remunerasi di Singapura dan perusahaan-perusahaan menyadari, mereka harus menawarkan paket gaji di atas rata-rata untuk menjamin para profesional memiliki kesanggupan yang tinggi,” kata Managing Director Robert Half Singapura, Matthieu Imbert-Bouchard.
Imbert-Bouchard mengatakan, ada perubahan preferensi dari pekerja: mereka mencari lebih banyak keseimbangan tenaga kerja. Bahkan memprioritaskan non finansial insentif selain hanya gaji yang lebih tinggi,” kata dia.
Untuk itu, Imbert-Bouchard menyarankan perusahaan mempertimbangkan insentif non finansial lainnya, seperti fleksibilitas tempat kerja dan kemungkinan bekerja dari rumah.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Fitriana Monica Sari)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan