Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Ditutup Menguat, Laju Indeks Syariah Tertekan Isu Global

Reporter : Syahid Latif
Senin, 15 September 2014 16:41
Ditutup Menguat, Laju Indeks Syariah Tertekan Isu Global
IHSG ditutup relatif flat dengan naik tipis 1,18 poin (0,02%) ke level 5.144,89.

Dream - Indeks bursa saham Indonesia akhirnya menutup perdagangan awal pekan di zona hijau. Dibuka melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menguat meski dengan kenaikan tipis.

Relatif flatnya penutupan IHSG bisa dimaklum mengingat pelaku pasar tertekan aksi jual saham investor asing. Nett sell pemodal asing mencapai Rp 570,17 miliar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 15 September 2014, IHSG hanya naik tipis 1,18 poin (0,02%) ke level 5.144,89. Penguatan IHSG disokong kenaikan harga saham dari 143 emiten.

Transaksi jual beli saham di awal pekan ini mencapai Rp 4,54 triliun dengan 60,22 miliar saham yang beralih tangan.

Laju IHSG memang bergerak variatif seiring sentimen regional yang menahan penguatan. IHSG sempat mencapai level terendah 5.117,72, sedikit turun dari posisi pembukaan di 5.118,26.

Hingga sesi penutupan perdagangan tercatat 186 emiten yang bergerak di zona merah. Beruntung pelemahan ini tak membuat IHSG terpuruk di teritori negatif.

Saham-saham di sektor komoditas menjadi pengerek laju IHSG ke zona merah. Emiten perkebunan dan tambang masing-masing melemah 0,92 persen dan 0,68 persen.

Penutupan positif juga dialami dua indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini menguat tipis 0,3 poin (0,18%) menuju level 168,03.

Koreksi harga saham dari 115 emiten syariah dapat ditahan oleh laju penguatan 84 saham penghuni daftar ISSI.

Pencapaian lebih baik diperoleh indeks bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang menguat 2,91 poin (0,42%) ke level 691,59.

Sebanyak 15 emiten syariah unggulan menutup perdagangan awal pekan di zona hijau. Sementara 13 lainnya melemah di zona merah dan dua lainnya stagnan.

Dari kawasan Asia, laju bursa saham bergerak variatif. Di kala bursa saham Jepang tengah libur, indeks Hang Seng dan Strait Times bergerak melemah 0,97 persen dan 0,99 persen.

Nilai tukar rupiah juga mengalami tekanan setelah bertengger di level 11.958 per dolar AS atau terkoreksi 136 poin.

Beri Komentar