Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Anggota DPR Fraksi PKB, Muhammad Kadafi
Dream - Anggota Komisi X DPR, Muhammad Kadafi, meminta Pemerintah memberikan perhatian kepada nasib para guru honorer. Imbauan itu disampaikan karena para guru honorer hingga saat ini belum bisa menikmati kesejahteraan dari profesinya.
" Nasib mereka sangat tragis dan memilukan, bahkan salah satu peserta seleksi PPPK sampai gantung diri, yaitu guru di salah satu sekolah dasar di Majalengka," ujar Kadafi menyampaikan interupsi pada Rapat Paripurna DPR, Kamis, 7 Oktober 2021.
Kadafi juga meminta Pemerintah memberikan afirmasi sebesar-besarnya dalam penerimaan guru PPPK. Kadafi juga menekankan perhatian khusus ini berkaitan sangat erat dengan bonus demografi yang dimiliki Indonesia.
" Dengan peran guru, negara bisa mendapat bonus SDM unggul dan berkualitas. Tanpa proses yang baik kepada guru maka berkah bonus demografi itu bisa akan menjadi hoaks," kata anggota DPR dari Fraksi PKB ini.
Mengingat begitu pentingnya peran para guru, dia mengajak seluruh anggota DPR mengawasi pengumuman seleksi guru PPPK yang dijadwalkan pada Jumat, 8 Oktober 2021. Dia mengingatkan pula, capaian para anggota Dewan saat ini tidak terlepas dari peran serta para guru.
" Kita hari ini duduk di sini karena dedikasi guru, oleh karena itu perlu kita ingat bersama jangan sampai besok terjadi kegaduhan dan terjadi hal-hal yang semakin memilukan kita," kata dia.
Selanjutnya, Kadafi mengajak semua pihak memikirkan beratnya perjuangan para guru honorer. Apalagi, peran mereka sangat krusial di tengah pandemi Covid-19.
" Walaupun dalam kondisi pandemi, para guru tetap berjuang tetap mengajar agar tidak terjadi learning lost di Indonesia," terang dia.
Selain itu, para guru honorer juga banyak yang akhirnya mengalah dan hanya bisa berharap diangkat menjadi PNS. Sementara, ada banyak guru honorer yang mulai memasuki masa pensiun.
Belum lagi para guru yang mengabdi di daerah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal). Dia menegaskan nasib mereka tidak boleh diabaikan.
" Para guru tersebut harus diberikan apresiasi yang baik dari negara," ucap Kadafi.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
