Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto: Tangkapan Layar Akun Instagram @kemenpupr
Dream - Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, selalu hadir setiap kali Presiden Joko Widodo meresmikan proyek, baik bendungan, jembatan, jalan, dan infrastruktur lainnya.
Setiap kali terjun ke lapangan atau blusukan kerja, pria yang karib disapa Pak Bas ini memiliki gaya yang tak biasa. Ia kerap kali tampil dengan topi lusuhnya. Padahal topi ikon khas PUPR tersebut telah pudar warnanya.
Perwira polisi ajudan Basuki, AKP Giyanto, tak jarang menerima teguran. Tetapi Pak Bas tak mau ganti dan selalu mengenakannya saat bertugas di lapangan.
Meski sudah memiliki jabatan mentereng, tak membuat Pak Bas terbuai untuk mengenakan barang serba mahal dan baru. Bahkan topi biru ikon PUPR kebanggaannya itu pun telah lusuh dan pudar termakan usia.
Siapa sangka, rupanya Pak Bas sengaja menyimpan topi lusuhnya itu sebagai bekal pensiun kelak. Topi tersebut sudah lima tahun setia menemani Pak Bas selama bertugas sebagai Menteri PUPR.
"Topi ikonik ini sangat berharga buat saya. Besok kalau saya pensiun mau saya lelang buat sangu pensiun. Karena itu memang 5 tahun saya pakai menemani saya membangun bendungan, membangun jalan tol, jembatan gantung. Selalu saya pakai," kata Pak Bas dikutip dari unggahan video akun Instagram @kemenpupr, Selasa 29 Maret 2022.
Hingga ada peristiwa tak terduga yang membuat Pak Bas dan istri tercinta, Kartika Nurani, bertengkar hanya karena topi ikonik PUPR itu.
Sang istri seakan malu dengan pandangan orang sekitar. Kartika khawatir jika dianggap sebagai istri tidak memperhatikan penampilan suami dengan topi lusuh.
"Tapi dengan topi itu juga saya sering bertengkar sama istri saya. Karena sudah sangat apa ya namanya, mbeler gitu. Istri saya bilang, Ngapain pakai kayak gitu, kan dikira istrinya enggak ngurusin," cerita Pak Bas.
Tak berhenti di situ, bahkan Pak Bas mengaku sempat marah dengan istrinya. Lantaran saat hendak berangkat bekerja, justru topi lusuh kesayangannya sengaja disembunyikan.
Pak Bas merasa sudah begitu nyaman dengan topi tersebut. Sehingga tak ingat menanggalkannya dengan yang terbaru.
"Jadi saya pernah sekali mau berangkat ke lapangan, saya nyari topi. Diumpetke (disembunyikan) sama istri saya. Saya marah besar. Karena itu sudah nyaman pakai itu," ujarnya.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?