Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
ASBISINDO Berharap Jajaran Baru Dewan Komisioner OJK Bisa Lebih Memperhatikan Ekonomi Syariah.
Dream – Kalangan pelaku Perbankan syariah berharap jajaran komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022 lebih memperhatikan ekonomi syariah. Hal ini dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (ASBISINDO), Moch. Hadi Santoso.
“ Prinsipnya, kami mengharapkan OJK yang sekarang peduli dengan ekonomi syariah,” kata Hadi di Jakarta, ditulis Jumat 9 Juni 2017.
Menurut Hadi, ekonomi syariah perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah. Tidak melulu perbankan syariah, sektor keuangan syariah lain seperti asuransi syariah dan multifinance syariah juga harus diperhatikan.
Permintaan Asbisindo itu dilontarkan seiring perhatian masyarakat Indonesia pada ekonomi syariah yang kini semakin menguat. Indikatornya bisa dilihat dari banyaknya perguruan tinggi yang mulai membuka studi ekonomi dan bisnis ini. Program studi itu pun banyak diminati oleh anak muda.
Hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah langkah OJK untuk bisa meningkatkan kesadaran dan minat generasi muda terhadap ekonomi syariah. “ Semoga ke depannya menjadi lebih bagus,” kata Hadi yang sekaligus Direktur Utama PT BRI Syariah itu.
Sekadar informasi, Komisi XI DPR RI telah memilih jajaran baru komisaris OJK periode 2017-2022. Komisi ini memutuskan Wimboh Santoso sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK yang akan menggantikan Muliaman D. Hadad yang akan habis masa jabatannya pada bulan depan. Wimboh mengungguli Sigit Pramono yang mencalonkan diri untuk posisi yang sama. Wimboh meraup 50 suara, sedangkan Sigit hanya empat.
“ Dengan demikian, ketua OJK adalah Wimboh Santoso. Setuju,” kata Ketua Komisi XI, Melchias Markus Mekeng, dilansir dari berbagai sumber.
Selain Wimboh, Komisi XI DPR juga mengangkat enam orang untuk menjadi anggota dewan komisioner OJK, yaitu Nurhaida (anggota), Tirta Segara (anggota), Riswinandi (anggota), Heru Kristiyana (anggota), Hoesen (anggota), dan Ahmad Hidayat (anggota).(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya