Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Menanjak di Menit Akhir Perdagangan

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 1 Juli 2014 16:33
Indeks Syariah Menanjak di Menit Akhir Perdagangan
Indeks saham di Bursa Efek Indonesia menguat jelang penutupan perdagangan saham. Pemodal asing melakukan aksi beli dengan nett buy sekitar Rp 500 miliar.

Dream - Meski bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan, indeks bursa saham Indonesia akhirnya bertengger di zona hijau. Data positif neraca perdagangan membuat pasar cukup yakin melakukan aksi beli.

Surplusnya perdagangan Indonesia juga memberi keyakinan bagi pemodal asing yang mencetak nett buy hingga Rp 525,6 triliun.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa, 1 Juli 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 6,24 poin (0,13%) ke level 4.884,82. IHSG lebih banyak menghabiskan waktu perdagangannya di zona merah dan mencapai posisi terendah di 4.862,54.

Transaksi perdagangan saham kali ini terbilang aktif karena melibatkan 65,6 miliar. Nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp 9,65 triliun. Meski menguat, jumlah emiten yang terkoreksi justru lebih mendominasi.

Gerak fluktuatif juga dialami Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang menguat signifikan jelang penutupan perdagangan saham.

Dibuka di level 159,86, indeks ISSI sempat terjun beberapa kali ke zona merah. ISSI akhirnya ditutup menguat 0,13 oin (0,08%) ke level 159,88.

Tergerusnya harga saham dari 117 emiten syariah tak menghalangi indeks ISSI melaju di zona hijau. Dari 25,76 miliar saham syariah yang beralih tangan, tercipta transaksi perdagangan sebesar Rp 1,92 triliun.

Di jajaran saham bluechips syariah, terdapat 10 emiten Jakarta Islamic Index (JII) yang bergerak menguat. Meski tak dominan, penguatan harga 10 saham ini cukup untuk membawa indeks JII menguat 1,35 poin (0,21%) ke level 656,35.

Dari kawasan Asia, indeks bursa saham utama ditutup variatif. Seiring dengan IHSG, indeks Nikkei Jepang dan SSEC Shanghai juga ditutup menguat masing-masing 1,08 persen dan 0,1 persen.

Sementara Hang Seng Hong Kong, Kospi Korea Selatan, dan Strait Times harus kembali ke zona merah.

Kurs rupiah yang tadi pagi masih bertahan di level 12 ribu per dolar AS juga mulai sedikit melemah. Tergerus 125 poin, rupiah sore ini bertahan di level 11.990 per dolar AS.

Beri Komentar