Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Menggunakan Kosmetik Halal. (Source: Shutterstock)
Dream - Perkembangan industri halal mengalami peningkatan yang positif dari tahun ke tahun. Tidak hanya dari sektor wisata, tapi juga kosmetik. Saat ini, Indonesia menempati peringkat kesembilan dalam sektor farmasi dan kosmetik berdasarkan The Global Economy Indicator.
Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal), Siti Aminah. Ia juga menyebut beberapa negara yang menduduki peringkat di atas Indonesia, yaitu Mesir, Turki, dan Uni Emirat Arab.
" Sebagai upaya mencapai visi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia, sekaligus kiblat industri fashion dunia pada 2024 mendatang, Indonesia terus mendorong ketersediaan produk halal, termasuk salah satunya produk kosmetika," ujarnya dalam diskusi panel 'Halal Beauty' di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, beberapa waktu lalu, dalam siaran pers yang diterima Dream.co.id.

Foto: PT Paragon Technology & Innovation
BPJPH akan mendorong kehalalan produk kosmetik di Indonesia dengan menetapkan label halal, memperbanyak Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) untuk memeriksa dan memastikan produk halal, memperluas kerjasama internasional, serta menciptakan sistem sertifikasi halal yang terintegrasi.
Upaya tersebut juga didukung komitmen brand kosmetik halal lokal, Wardah yang melakukan riset rutin serta terus berinovasi untuk memproduksi produk berlabel halal. Wardah juga bekerjasama dengan lebih dari 300 ahli dari 25 negara untuk memastikan kehalalan produk dari hulu ke hilir serta menciptakan Wardah Skin Innovation.
" Kami juga bekerja sama dengan produsen bahan baku yang disetujui dan tersertifikasi halal dari seluruh dunia. Dalam proses produksinya, kami memastikan produk Wardah bebas dari kontaminasi bahan non-halal melalui penerapan clean process," kata Decorative Associate Principle Scientist PT Paragon Technology and Innovation, Apt. Hilda E. Damayanti.
Hilda pun mempertegas bahwa produk kosmetik halal menggunakan bahan baku aman untuk kulit, diproduksi tanpa menyakiti makhluk hidup lain, serta proses distribusi maupun penjualan yang selaras dengan syari'at Islam.
Halal Beauty Decorative Marketing Group Head PT Paragon Technology & Innovation, Findi Novia Lusintasari menambahkan bahwa produk Wardah telah melewati proses sertifikasi halal dan uji tembus air. Terutama untuk produk bersifat waterproof.
" Hal ini untuk mendukung dan memudahkan perempuan di Indonesia mendapatkan produk yang terjamin keamanannya, khususnya untuk para muslimah memiliki beragam aktivitas sambil tetap menjalankan ibadah sehari-hari," kata Findi.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya