Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi.
Dream – Setiap orang bermimpi ingin menjadi orang kaya. Namun, mereka acapkali merasa mimpi mereka itu mustahil.
Sebenarnya, tidak susah-susah amat untuk menjadi orang kaya. Orang-orang perlu mengubah pola pikir hidup mereka.
“ Menjadi kaya itu dimulai dengan cara berpikir dan keyakinan menghasilkan uang,” kata penulis buku “ How Rich People Think”, Steve Siebold, dilansir dari CNBC, Senin 31 Oktober 2016.
Siebold mengatakan orang-orang memiliki keinginan yang cukup kuat untuk menjadi kaya. Namun, keinginannya itu tidak sebanding dengan keyakinannya bisa menjadi kaya.
Ada enam pola pikir diterapkan orang-orang kaya sepanjang hidupnya dan pola pikir ini bisa ditiru.
Berikut ini adalah enam pola pikir orang kaya yang bisa ditiru.
© Dream
Tanam Pola Pikir Tak Pernah Kekurangan Uang
Orang kaya tidak pernah mengkhawatirkan masa depannya. Jika mereka kesulitan finansial, mereka justru berpikir bagaimana caranya menggunakan uang orang lain untuk menghasilkan uang. Tak hanya itu, mereka juga cermat untuk melihat peluang untuk berinvestasi dan membuat investasi mereka menguntungkan.
Membuat Target yang Tinggi
Ketika kelompok kelas menengah mengeset prediksi finansial rendah, mereka tidak akan pernah kecewa. Tapi, kelas atas justru sebaliknya: mereka mematok target yang tinggi dan itu memacu mereka untuk melangkah ke arah yang lebih tinggi. Sekali mematok target, mereka akan segera mencari jalan untuk mengatasinya.
“ Pemenang tidak menunggu terjadi sesuatu, tetapi mereka membuat sesuatu terjadi,” kata Siebold
© Dream
Menjadikan Uang sebagai Permainan
Orang kaya berpikir bahwa bisnis, kehidupan, dan penghasilan adalah sebuah permainan dan mereka menyukai kemenangan. Ini adalah alasan jutawan tetap bekerja keras meskipun telah hidup bergelimang harta. Anggapan “ memainkan permainan” ini membuat mereka terdorong untuk bekerja lebih keras.
“ Semakin tinggi ekspektasinya, semakin keras bekerja, dan semakin sukses mereka,” kata dia.
Uang itu Teman
Bagi kelas menengah, Siebold mengatakan, uang dianggap sebagai kebutuhan tiada henti yang harus dipenuhi. Tapi, anggapan ini tak berlaku bagi orang kaya. Mereka justru menganggap uang adalah teman.
“ Uang adalah teman yang punya kekuatan untuk mengakhiri kecemasan, kepenatan, dan bisa menjadi penyelamat kehidupan,” kata dia.
© Dream
Menghapus Ketakutan
Orang kaya biasanya tidak memiliki ketakutan karena bisa mengendalikan kecemasannya. Di level ini, setiap mimpi mereka—bahkan mimpi yang dianggap gila sekalipun—bisa terwujud.
“ Pemikir kelas dunia berpikir bahwa menjadi jutawan bukanlah hal yang mudah dan mereka harus nyaman untuk bisa mewujudkannya. Untuk itu, mereka belajar menjadi sosok yang nyaman ketika melakukan sesuatu di tengah-tengah ketidakpastian,” kata dia.
Menjadi Kaya Itu Hal yang Alami
Siebold mengatakan orang kaya percaya bahwa sukses, pencapaian hidup, dan kebahagiaan adalah permintaan alami untuk eksistensi. Di sisi lain, kelas menengah justru berpikir bagaimana mereka bisa menjadi orang kaya dan bertanya-tanya kepada diri, “ Siapa saya untuk menjadi seorang jutawan.”
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya