Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (dua Dari Kiri), Meresmikan Jalan Layang "Pelangi Antapani". (Foto: Akun Twitter @KemenPU).
Dream – Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, meresmikan jalan layang Antapani. Tidak hanya itu, dia pun meminta satu hal dari pembangunan jalan itu.
“ Wapres @Pak_JK minta agar Overpass ini diberi lampu berwarna-warni seperti pelangi,” dikutip dari akun Twitter resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat, @KemenPU, dikutip Dream, Selasa 24 Januari 2017.
Jalan yang diresmikan pagi ini adalah jalan layang yang terdapat di Kiaracondong dan Batununggal, Bandung, Jawa Barat. Jalan ini disiapkan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di persimpangan Jalan Arteri dan terusan Jakarta, terutama pada jam sibuk.
Pelangi Antapani ini merupakan pilot project teknologi Corrugated Mortarbusa (CMP). Teknologi ini merupakan yang pertama kalinya diterapkan di Indonesia. Dengan teknologi ini, waktu pembangunan jembatan bisa menghemat waktu enam bulan dan biaya Rp35 miliar.
Pembangunan jalan dengan beton tulang utuh ini makan biaya Rp120 miliar. “ Sebetulnya, ini teknologi lama (armco) yang dimodernisasi. Artinya, bagaimana lengkungan lebih besar [dan] menahan bebas atasnya,” kata dia dikutip dari akun Twitter KemenPU.
Turut hadir dalam peresmian itu antara lain Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Walikota Bandung, Ridwan Kamil, dan Kepala Balitbang Kementerian PUPR, D. Sumadilaga.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya