Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
President Monash University, Indonesia, Professor Andrew MacIntyre. / Foto: Traveloka
Dream - Program MITRA 5.0 hasil kolaborasi MONASH University, Indonesia, bersama dengan Traveloka, melalui Traveloka Academy, baru saja menyelesaikan fase pertama program pengembangan kapasitas digital pada pada 8 Juli lalu.
Diselenggarakan sejak 17 Juni 2022, program MITRA 5.0 diikuti oleh lebih dari 60 akademisi dari berbagai universitas di Indonesia.
Universitas tersebut di antaranya Universitas Indonesia, IPB University, Universitas Diponegoro, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Universitas Bina Nusantara, dan lainnya.
Program MITRA 5.0 dikembangkan berdasarkan kebutuhan talenta digital di Indonesia, di mana di level nasional, tercatat setidaknya 50 persen dari tenaga kerja di Indonesia baru memiliki keterampilan digital tingkat dasar dan menengah.
Sedangkan mereka dengan keterampilan digital tingkat lanjutan merepresentasikan kurang dari 1 persen dari angkatan kerja di Indonesia. Selama program, para akademisi mempelajari proses pengembangan produk dari perspektif ilmu data, teknik, desain produk digital, dan manajemen produk.
Dirjen Dikti, Riset dan Teknologi, Kemendikbud-ristek,Nizam, menyampaikan apresiasinya terhadap kedua belah pihak yang telah menyelenggarakan program MITRA 5.0.
“ Terima kasih pada Monash University, Indonesia dan Traveloka yang telah membuat program MITRA 5.0. Semoga melalui program MITRA 5.0 ini kita dapat meningkatkan kapasitas para dosen dan perguruan tinggi di dalam mengembangkan perkuliahan dengan memanfaatkan berbagai pengalaman industri," kata Prof Nizam dalam keterangannya, Selasa, 19 Juli 2022.
Sementara itu, President Monash University, Indonesia, Professor Andrew MacIntyre, mengatakan, misi atau tujuan Monash University, Indonesia adalah mendorong berbagai inisiatif berkelanjutan untuk kesuksesan Indonesia.
" Melalui program Mitra 5.0, kami dengan Traveloka, memiliki misi untuk meningkatkan kapasitas akademisi yang berada di seluruh Indonesia. Saya berharap program ini dapat menginspirasi dan membekali para akademisi dalam menghasilkan talenta digital yang unggul dan berkompetensi untuk memenuhi kebutuhan industri terutama industri teknologi untuk kemajuan Indonesia," tutur Prof.Andrew MacIntyre.
Chief People Officer Traveloka, Ellen Tuwaidan, turut mengapresiasi bentuk kolaborasi Traveloka dengan Monash University, Indonesia melalui fase pertama MITRA 5.0.
“ Melalui MITRA 5.0, Monash University, Indonesia dan Traveloka Academy bekerja bahu-membahu untuk mendukung pemerintah Indonesia dengan bersama-sama mengembangkan program peningkatan kapasitas untuk membekali para akademisi dalam menghasilkan talenta digital yang unggul dan berkompetensi sesuai kebutuhan industri teknologi,” jelas Ellen.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya