Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Hana Bank Economic Outlook 2023 (Foto: Istimewa)
Dream - PT Bank KEB Hana Indonesia (Bank Hana), salah satu perbankan terbesar di Korea Selatan, menyatakan siap menghadapi tantangan ekonomi global, termasuk resesi yang sedang menghantui berbagai negara.
Presiden Direktur Bank Hana, Park Jong Jin, mengatakan, meskipun ekonomi global 2023 akan terus berdampak konflik geopolitik yang berkelanjutan dan adanya pengetatan kebijakan moneter yang menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi, krisis tersebut dapat diatasi.
“ Mungkin kita akan menghadapi krisis, namun jika dapat memahami dan menanggapi dengan tepat, kita akan dapat mengatasinya. Sama halnya dalam mengatasi pandemi Covid-19, Bank Hana akan terus menjadi mitra keuangan yang terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Park Jong Jin dalam sambutannya di Hana Bank Economic Outlook 2023, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat 28 Oktober 2022.
Sementara, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu, mengatakan, pemerintah mengajak masyarakat untuk optimistis dalam memandang risiko dan ketidakpastian global yang sekarang terjadi.
Menurut Febrio, di tengah ketidakpastian global, Indonesia masih terus mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di 2023 mencapai 5,3 persen.
Selama delapan tahun terakhir, lanjut Febrio, pemerintah bersama dengan masyarakat telah memupuk modal penting menciptakan pembangunan yang kondusif. Hal ini tercermin dalam APBN 2023 yang memfokuskan kepada agenda-agenda utama.
Agenda yang dimaksud yakni SDM yang unggul, produktif, dan inovatif, akselerasi pembangunan infrastruktur khususnya dalam bidang energi, pangan, konektivitas, dan ICT.
Kemudian efektivitas reformasi birokrasi, revitalisasi industri dengan hilirisasi yang semakin kuat, dan pengembangan pembangunan ekonomi hijau.
“ Kami berharap Hana Bank Economic Outlook 2023 menjadi forum kondusif untuk melihat, menganalisis, memerhatikan peluang yang dapat diambil, memitigasi tantangan, dan menggali peluang, khususnya di bidang perbankan, supaya bisa berperan kuat dan berkontribusi dalam mempercepat pemulihan ekonomi, tidak hanya dalam jangka pendek tetapi juga dalam jangka panjang,” ujar Febrio.
Untuk diketahui, Hana Bank Economic Outlook 2023 diselenggarakan dalam rangka memberikan pandangan terhadap berbagai tantangan ekonomi nasional dan global di masa depan. Dengan tema yang diusung “ Potential Global Recession and its Impact to Indonesia”.
Menurut Park Jong In, hal ini menjadi langkah penting perusahaan untuk melihat berbagai tantangan ekonomi secara global ke depannya menjadi suatu kesempatan yang baik.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes