Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Lulusan SD, Saipol Azmir Zainuddin, Sukses Menjadi Peternak. (Foto: World Of Buzz)
Dream – Kesuksesan seseorang tidak melulu dipengaruhi gelar pendidikan. Asal mau bekerja keras dan ulet, Anda bisa meraih kesuksesan. Tak percaya? Bacalah kisah ini.
Seorang pria di Malaysia sukses menjadi jutawan, padahal hanya lulusan sekolah setara SD. Malah sekarang dia jadi juragan sapi.
Dikutip dari World of Buzz, Kamis 22 Februari 2018, pria ini bernama Saipol Azmir Zainuddin. Dia berhasil jadi orang tajir tanpa mengantongi gelar sarjana. Saipol memutuskan berhenti sekolah setelah kelas 6 SD karena punya cita-cita yang sangat jelas: ingin jadi petani.
“ Meskipun saya dropped out lebih dulu daripada teman-teman saya, ini tidak mematahkan semangat saya karena menjadi petani selalu menjadi mimpi saya,” kata dia.
Dia mengatakan, pekerjaan pertamanya adalah buruh konstruksi. Gaji pertamanya sebesar 750 ringgit (Rp2,61 juta). Upah pertamanya tidak dibelanjakan telepon seluler, melainkan ditabung.
Uang 450 ringgit (Rp1,56 juta) digunakan untuk membeli seekor anak sapi untuk dikembangbiakkan. Setiap bulan, dia membeli seekor anak lembu dengan gajinya sampai dia berusia 18 tahun.
“ Saat berusia 18 tahun, saya memiliki 300 ekor sapi. Ketika itu, saya dan ayah saya menggembalanya dan menjual kepada penduduk desa. Saya menyimpan semua keuntungan karena bermimpi punya lahan pertanian,” kata dia.
Ketika berusia 19 tahun, Saipol mulai berjualan sapi dan keuangannya cukup stabil untuk beli mobil dan rumah. Untuk mengembangkan usahanya, dia meminjam 100 ribu ringgit kepada Otoritas Pertanian di Malaysia.
Melalui agen pemerintah, pria ini bisa mengembangkan pasarnya ke seluruh negeri. Setelah beberapa tahun, dia membeli 0,8 hektare lahan pertanian untuk peternakan.
Selain fokus untuk membuat uang, Saipol juga memastikan ternak-ternaknya sehat dan bebas penyakit. Dia tidak mau pelanggannya menemui kesulitan setelah jual beli ternak. Kini, peternak berusia 33 tahun ini memiliki 700 ekor sapi, 150 kambing, dan 30 kerbau.
Saat ini, berkat kerja kerasnya, Saipol membukukan penjualan ternak hidup sebesar 1 juta ringgit (Rp3,49 miliar) dan dia ingin melatih generasi muda yang tertarik untuk beternak sapi.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya