Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Yang Paling Diinginkan Generasi Milenial Di Tempat Mereka Bekerja.
Dream – Di dunia kerja, generasi milenial menginginkan suatu hal. Bahkan, uang bukanlah sesuatu yang mereka harapkan.
Mereka menginginkan orang-orang menghargai pekerjaannya. Kalau perlu, orang-orang mengenang “ jasa” mereka.
Dilansir dari Entrepreneur, Rabu 21 Februari 2018, kajian dari Anglia Ruskin University di Inggris, mengeksplorasi gagasan ini lebih jauh.
Kampus ini meneliti faktor apa yang memaksa 300 mahasiswa untuk mengikuti kursus kewirausahaan sosial untuk mengejar karier di tempat itu. Rupanya, motivasi mereka tak hanya empati dan berbuat baik, tetapi juga ingin membuat perbedaan dan keinginan untuk merasa dihargai oleh orang-orang yang akan mereka bantu.
“ Milenial ini adalah generasi ‘saya, saya, saya’ atau generasi yang mencari makna melalui rasa tanggung jawab yang lebih kuat. Studi kami menggambarkan cara mereka membentuk karier,” kata penulis kajian, Elisa Alt.
Lalu, pada tahun 2015, IBM merilis kajian Mitos, Kebesaran, dan Kebenaran yang Tidak Menguntungkan. Kajian ini berisi tentang fakta di balik karier generasi milenial.
Kajian ini mengatakan generasi ini mirip dengan generasi X dan baby boomer yang menginginkan ada pengakuan di tempat kerja. Rinciannya, 25 persen generasi milenial, 21 persen X, dan 23 persen baby boomer ingin memberikan dampak yang positif terhadap organisasinya.
Sementara itu, data Gallup tentang pengakuan karyawan pada 2016, menunjukkan, sebagian besar karyawan merasa puas dan bangga di tempat kerja jika ada yang menghargai mereka dengan pujian. Uang bukanlah yang paling penting bagi mereka untuk mendapatkan kepuasan berkarier. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya