Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.
Dream – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljana, angkat bicara tentang kecelakaan konstruksi di Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Basuki menepis anggapan kecelakaan ini terjadi karena pengerjaannya dikebut.
“ Tidak (karena dikebut). Ini hanya karena faktor kedisiplinan pelaksanaannya. Ini lebih banyak pada human error,” kata dia di Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, dikutip dari Merdeka.com, Selasa 20 Februari 2018.
Basuki mengatakan, kecepatan pengerjaan proyek infrastruktur di Indonesia masih belum bisa dibandingkan dengan Malaysia, Filipina, atau Tiongkok. Di Tiongkok, proyek infrastruktur selama setahun bisa mencapai 4 ribu kilometer, sedangkan Indonesia baru 1.000 km.
“ Kecepatan pekerjaan kita masih belum apa-apa,” kata dia.
Menurut Basuki, rekanan kontraktor yang ditunjuk untuk mengerjakan proyek infrastruktur berat di atas permukaan atau melayang, juga telah disesuaikan dengan keahliannya. “ Ini semua yang mengerjakan ahlinya,” kata dia.
Basuki menambahkan, evaluasi secara menyeluruh penting untuk mengetahui secara detail penyebabnya. Dia mengakui, kecelakaan konstruksi bukan kali pertama terjadi, melainkan 14 kali dalam dua tahun terakhir.
Dia meminta seluruh pekerjaan berat proyek elevated di seluruh Indonesia dihentikan sementara. “ Makanya kami hentikan dulu. Ada apa ini?” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya