Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Singapore Airlines (Foto: Shutterstock)
Dream – Sebuah berita kurang sedap berasal dari maskapai Singapura, Singapore Airlines. Maskapai ini meminta 8.200 kru kabin untuk cuti bekerja selama 3 bulan tanpa gaji, alias cuti di luar tanggungan.
Tujuannya untuk mengatasi kelebihan pegawai untuk sementara waktu. Dilansir dari Mynewshub, Senin 7 Agustus 2017, media setempat melaporkan tawaran cuti ini sekaligus memberi ruang bagi perusahaan untuk berbenah.
Maskapai berkode SIA ini menghadapi persaingan dengan maskapai lain. Terutama untuk penerbangan jarak jauh. Mereka sudah berulang-ulang beradaptasi supaya bisa menghadapi tantangan operasional.
Berbicara tentang langkah dramatik ini, juru bicara Singapore Airlines mengatakan, defisit karyawan atau kelebihan karyawan bukanlah hal yang luar biasa bagi perusahaan mereka, sejak mereka beroperasi tahun 1972.
Maskapai ini memiliki 25 ribu karyawan. Kali terakhir, maskapai ini meminta karyawannya untuk cuti sukarela itu pada tahun 2008. Saat itu, krisis moneter tengah melanda dunia.
Maskpaai ini sudah mengumumkan notifikasi kepada kru kabin sepanjang minggu ini bagi ketua pramugara dan pramugari, serta para pramugara dan pramugari.
CEO Singapore Airlines, Goh Choon Phoong, akan mengurangi jumlah tenaga kerjanya setelah mereka rugi 138 juta dolar Singapura (Rp1,35 triliun) tahun lalu. Pemangkasan karyawan ini merupakan salah satu proses pembenahan perusahaan. (ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya