Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bagian Roda Pesawat Terbang (npr.org)
Dream - Untuk kesekian kalinya, aksi nekat penumpang yang menyusup dalam ruang terlarang pesawat kembali terulang. Kali ini aksi serupa dilakukan Mario Steven Ambarita, pria kelahiran 1993 yang terbang dari Pekanbaru ke Jakarta.
Mariko dikabarkan bersembunyi di ruang rodal pesawat Garuda Indonesia (GA-177) jenis Boeing 737-800. Meski selamat, Mario harus mengalami sejumlah trauma di antaranya telinga yang mengeluarkan darah.
Aksi Mario ini menambah panjang daftar penumpang nekat yang naik pesawat terbang. Padahal, sejumlah kalangan telah memperingatkan bahaya terbang di ruang tak lazim termasuk dalam ruang roda pesawat.
Mengutip laman npr.org, Rabu, 8 April 2015, kendati berbahaya, organisasi penerbangan sipil, Federal Aviation Administration (FAA) mengakui memang ada peluang seorang penumpang gelap bisa selamat dalam penerbangan dengan ketinggian ribuan kilometer tersebut.
" Meski minimnya tekanan udara dan peralatan tabung oksigen, kehadiran jaringan hidrolik ruang roda yang hangat serta relatifnya hangatnya roda pesawat memberikan panas signifikan bagi penumpang gelap," ungkap FAA.
Ketinggian pesawat yang naik perlahan-lahan secara stabil memang bakal menyebabkan ketidaksadaran bertahap. Namun dengan suasana ruang roda yang perlahan mendingin, hipotermia yang menyertasi hipoxia, bisa menjaga kelangsungan sistem syaraf manusia.
Dengan semakin rendahnya ketinggian pesawat serta bertambahnya tekanan oksigen, serangan hipoksia dan hipotermia perlahan-lahan berkurang.
" Pada tahap itu, penumpang akan mengalami kondisi setengah sadar namun setelah pengobatan akan kembali pulih," ujar FAA.
Meski ada peluang selamat, pihak penerbangan tidak menyarankan setiap orang mencoba terbang di dalam ruang roda pesawat.
Tak hanya serangan dingin atau kehabisan pasokan oksigen, penumpang gelap juga besar kemungkinan terjatuh ketika roda pesawat diturunkan saat mendarat.
Sebagai catatan, pada 2012, seorang penumpang gelap di pinggiran kota London Inggris jatuh dari pesawat maskapai penerbangan Angola ketika bersiap mendarat.
Mengutip laman USA Today, tercatat ada 95 penumpang gelap yang berusaha menyusup dalam 84 penerbangan di seluruh dunia antara 1996 hingga Agustus 2012.
FAA melaporkan, lebih dari 75 persen dari upaya terlarang ini berujung pada kematian.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya