Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Dream - Pada kunjungannya ke Indonesia, Presiden Republik Italia Sergio Mattarella membawa 30 pengusaha papan atas negara itu. Disambut Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Sergio menyatakan minatnya meningkatkan kerjasama dengan Indonesia.
Seperti dikutip dari laman situs Sekretariat Kabinet, Selasa, 10 November 2015, kunjungan presiden bersama puluhan pengusaha Italia itu membawa serta investasi sekitar US$ 1,055 miliar atau Rp 14 triliun yang siap ditanamkan di beberapa sektor guna meningkatkan hubungan bilateral terutama di bidang ekonomi.
“ Dalam kunjungan ini dibawa 30 orang pengusaha dari italia dengan nilai kontrak investasi 1,055 miliar dollar AS,” ujar Jokowi.
Menurut Jokowi, kontrak investasi itu terdiri dari kerjasama baru di bidang energi, logistik, infrastruktur, otomotif, dan pariwisata.
Jokowi menambahkan, saat ini, jumlah wisatawan mancanegara dari Italia yang datang ke tanah air mencapai 68.000 wisatawan. Diharapkan dengan pembebasan visa ini, jumlah wisatawan dari negara itu bisa bertambah.
“ Saya gembira karena dalam pertemuan ini kita menandatangani kesepakatan bebas visa bagi pemegang paspor dinas WNI di Italia, dan juga kerjasama di bidang industri kulit, fashion, furnitur, serta pariwisata,” jelas Jokowi.
Sementara terkait kerjasama di bidang energi, menurut Jokowi, Indonesia dan Italia mencapai kesepakatan dalam industri CPO, yang pada akhir 2014 tercatat total perdagangan mencapai US$ 4,01 miliar. Sementara investasi dari perusahaan Italia di Indonesia sebesar US$ 63,02 juta.
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol