Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Negeri Muslim Ini Hibahkan Tanah Rp 6,45 triliun Buat Rakyat

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 15 Juli 2014 06:06
Negeri Muslim Ini Hibahkan Tanah Rp 6,45 triliun Buat Rakyat
Pemerintah negara muslim ini telah menyerahkan 165 bidang tanah antara 1 Januari hingga 30 Juni 2014.

Dream - Pemerintah Dubai telah menghibahkan tanah senilai lebih dari setengah miliar dolar AS untuk penduduk lokalnya. Tanah tersebut termasuk sepuluh petak yang terletak dalam komplek ikon Dubai yang terkenal, Palm Jumeirah, selama paruh pertama 2014.

Catatan Departemen Pertanahan Dubai melaporkan negara telah menyerahkan 165 bidang tanah antara 1 Januari hingga 30 Juni 2014. Jumlah itu mengalami penurunan sebesar 32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Total nilai tanah tersebut sebesar US$ 554.5 juta atau sekitar Rp 6,45 triliun. Jumlah tersebut mengalami penurunan tiap tahun sebesar 14,8 persen dibandingkan periode yang sama pada semester pertama tahun 2013.

Dalam laporan seperti dikutip Dream.co.id dari laman Arabianbusiness, Selasa, 15 Juli 2014 tersebut, mayoritas tanah diberikan di Mirdif, yang terdiri dari 12 bidang tanah senilai US$ 10,1 juta. Kemudian di Al Thanyah Fifth dengan jumlah bidang tanah yang sama senilai senilai US$ 15,7 juta, diikuti oleh Al Barsha South Fifth (11 bidang tanah senilai US$ 10,3 juta), Al Thanayah Fourth (10 bidang tanah senilai US$ 47,6 juta) dan di Palm Jumeirah (10 bidang tanah senilai US$ 23,2 juta).

Tanah termahal yang diberikan pemerintah Dubai terletak di Al Safouh, sebelah barat Dubai senilai US$ 77,8 juta.

Menurut data terbaru Ventures Middle East, nilai proyek di seluruh wilayah Teluk diperkirakan mencapai US$ 195,67 miliar pada tahun ini. Jumlah tersebut meningkat hampir US$ 35 miliar dibandingkan dengan 2013.

Pada 2013, rekor nilai proyek terbesar di Jazirah Arab dipegang Arab Saudi US$ 64,29 miliar, diikuti oleh Uni Emirat Arab (UEA) dengan nilai mencapai US$28,06 miliar.

UEA, Qatar dan Arab Saudi diperkirakan akan menjadi trio teratas dalam memimpin pertumbuhan pasar konstruksi selama beberapa tahun ke depan. (Ism)

Beri Komentar