Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mobil Listrik
Dream - Setelah Low Cost Green Car/LCGC (mobil murah ramah lingkungan), kini pemerintah ingin memopulerkan low cost emission vehicle (mobil ramah lingkungan berbasis listrik). Untuk mewujudkan mimpi itu, Pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk mobil jenis ini.
“ Kami sedang melakukan harmonisasi pada PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah),” kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto, di sela pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, di ICE BSD, Tangerang, Kamis 10 Agustus 2017.
Airlangga mengatakan, harmonisasi ini perlu dijalankan agar insentif yang diberikan kepada mobil listrik lebih besar daripada mobil berbahan bakar fosil. Insentif ini juga bertujuan untuk menekan harga mobil listrik yang lebih mahal.
“ Struktur harga itu terkait tarif. Nanti, baik bea masuk maupun PPnBM akan diberikan insentif,” kata dia.
Airlangga juga mengatakan pemerintah telah berbicara dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tentang mobil listrik. Ditargetkan mobil rendah emisi ini bisa memegang seperlima pasar otomotif Indonesia beberapa tahun lagi.
“ Kami sudah berbicara dengan Gaikindo. Tahun 2025 ditargetkan mobil listrik 20 persen (dari pasar otomotif) atau 400 ribu (unit),” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya