Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tak terbantahkan lagi, Indonesia merupakan surga bagi para membajak. Tak hanya industri kreatif yang lumpuh, negara pun mengalami kerugian triliunan rupiah per bulan. Hal ini yang membuat Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) mendesak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) segera menangkap mafia DVD/CD bajakan sesuai instruksi Presiden Jokowi.
“ Hipmi mendesak agar Polri segera menangkap mafia DVD bajakan. Mereka berada di balik industri illegal ini,” ujar Ketua Bidang Ekonomi Kreatif BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Yaser Palito yang dikutip dari keterangan pers, Jumat, 21 Mei 2015.
Yaser mengatakan pembajakan DVD di Indonesia sangat sistematis dan terorganisasi. Tak hanya itu, distribusi DVD bajakan ini tidak lagi malu-malu sebab sudah terjual jelas di mal-mal di kota-kota besar. Hipmi memperkirakan, akibat ulah mafia DVD bajakan ini, negara dirugikan sebesar Rp 6 triliun per tahun.
“ Kita dapat angka ini dari hilangnya kesempatan negara memperoleh pemasukan dari perpajakan,” ujar Yaser.
Yaser menambahkan pihaknya mendukung upaya Presiden Jokowi untuk memberantas mafia DVD bajakan. Sebelumnya, Jokowi menyatakan bahwa pemerintah akan mulai menindak tegas praktik pembajakan yang sudah merajalela di negeri ini.
Jokowi memerintahkan agar aparat penegak hukum tidak hanya mengejar pedagang kecil di jalanan, tetapi juga menghukum mafia besar yang mengeruk keuntungan dari bisnis itu. Kasus pembajakan pun sama saja.
Jokowi mengklaim hampir setiap hari membaca hingga melihat pembajakan terjadi. Pembajakan itu tak hanya melalui keping CD, MP3, hingga DVD, tetapi orang bisa leluasa mengunduh melalui jaringan internet.
Menurut Yaser, dampak dari kejahatan pembajakan ini industri kreatif sulit berkembang, meski potensinya sangat besar. Hal ini disebabkan hak kekayaan intelektual para pencipta dan innovator tidak ada yang dapat menjamin.
" Orang-orang jadi malas mencipta dan berinovasi, sebab distribusinya bajakan semua," ujar Yaser.
Berdasarkan data Hipmi, secara sektoral pertumbuhan industri kreatif nasional 2014 mencapai 10% dan industri ini diperkirakan dapat masuk dalam tiga besar kontributor untuk Product Domestic Bruto (PDB). Sementara nilai ekspor produk industri kreatif sepanjang tahun 2013 mencapai USD 10 miliar atau setara dengan Rp 119,7 triliun. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 8% dibandingkan dengan tahun 2012.
Meski demikian, kontribusi ekspor industri kreatif baru menyumbang 0,68% dari total ekspor nasional. Bandingkan dengan negara-negara Asean lainnya seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand yang rata-rata di atas 1%. Sedangkan negara di dunia dengan ekspor industri kreatif paling besar adalah Amerika yang sudah mencapai 5,02% dari total ekspor mereka, kemudian Perancis sebesar 4,02% dan Inggris yakni 3,87 %.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya