Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
Shutterstock
Dream - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS turut memengaruhi produk impor yang masuk ke Indonesia. Perusahaan harus mendatangkan produk atau bahan baku dengan harga lebih mahal dibandingkan masa-masa sebelumnya.
Kondisi ini membuat perusahaan harus pintar dalam mengelola bisnisnya di tengah tekanan ekonomi global yang memang semakin meningkat.
Maria Suwarni, Chief Merchandising & Marketing Officer PT. Supra Boga Lestari turut membagikan salah satu strategi yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan daya beli masayarakat terhadap produknya.

Menurut Maria, daya beli terhadap sebuah produk sebetulnya tergantung dari pangsa pasarnya. Selama ini Maria melihat masyarakat masih membeli berbagai barang kebutuhan pokok namun dengan pola yang berubah.
“ Mereka tetap membeli tapi mengurangi konsumsi,” jelas Maria pada acara Market Hopping, di Jakarta, Rabu 12 Oktober 2022.
Perubahan cara masyarakat berbelanja ini yang direspone perusahaan dengan melakukan downsizing pada produknya. Strategi ini dilakukan dengan cara tidak menaikan harga namun ukuran produk mengalami penyesuaian. Cara ini diyakini lebih tepat karena konsumen tetap bisa menikmati produk kebutuhannya.

“ Dari produsen banyak downsizing, jadi tidak menaikan harga tapi mengurangi gramasinya,” jelas Maria.
Jika di awal biasa membeli ukuran yang besar dengan harga tertentu, karena kenaikan harga maka akan memengaruhi daya beli seseorang.
Jadi memperbanyak produk dengan ukuran kecil bisa sangat membantu konsumen untuk membeli.
“ Kita perbanyak ukuran yang lebih kecil, yang dulu misal beli yang besar-besar, sekarang yang kecil, jadi mengurangi,” tambah Maria.
Tak hanya barang impor, kini barang lokal pun mengalami kenaikan.
“ Barang lokal pun mengalami hal yang sama karena harganya pun naik,” tambah Maria.
Harga yang semakin meningkat tentu promo akan menjadi incaran banyak orang. Dalam rangka anniversary ke-24 PT. Supra Boga Lestari, memperbanyak promo yang dijalankan di seluruh outlet Ranch Market. Salah satu promo yang akan diadakan adalah program cashback sebesar Rp200 ribu.
PT. Supra Boga Lestari Tbk pun menghadirkan event Market Hopping dengan support penuh dari Blibli sebagai official e-commerce seluruh brand PT. Supra Boga Lestari Tbk, serta para partner menghadirkan keenam brand-nya yaitu Ranch Market, The Gourmet, Pasarina, Farmers Market, Farmers Family dan Day2Day dengan dekorasi Famous Markets Around the World.
Advertisement
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series