Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Investasi Bodong Membuat Kerugian Yang Tidak Sedikit.
Dream – Ketua Satuan Tugas Investasi Ilegal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tongam L. Tobing, mengungkapkan fakta mengejutkan tentang investasi illegal. Dalam kurun waktu 10 tahun, kerugian yang ditimbulkan akibat investasi bodong lebih dari Rp100 triliun.
Dikutip dari Merdeka.com, Sabtu, 2 Desember 2017, total kerugian yang disebabkan oleh investasi bodong selama satu dekata itu mencapai Rp105,81 triliun. Kerugian ini timbul dari investasi ilegal sejak 2007.
Tongam mengatakan investasi bodong makan korban karena masih banyak masyarakat yang belum memahami seluk-beluk investasi. Tak jarang perusahaan investasi abal-abal yang memakai tokoh agama atau tokoh masyarakat untuk semakin meyakinkan.
Dampak investasi ilegal bisa menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap produk keuangan.
Sejauh ini ada empat perusahaan yang berhasil diungkap oleh Satgas Investasi Ilegal. Keempat perusahaan investasi bodong ini adalah Pandawa Group, First Travel, PT Cakrabuana Sukses Indonesia, dan Dream Freedom.
“ Pandawa Group ini (menawarkan) keuntungan 10 persen per bulan, korbannya 549 ribu orang, dan total kerugiannya Rp3,8 triliun,” kata dia di Jakarta.
Tongam mengatakan investasi bodong berkedok paket penawaran umroh murah, First Travel, makan korban 58.600 orang. Total kerugiannya mencapai Rp800 miliar.
Sementara itu, PT Cakrabuana Sukses Indonesia, menawarkan keuntungan investasi sebesar 5 persen per bulan. Korban yang terjerat ada 7 ribu orang dengan total kerugian Rp1,6 triliun.
Yang terakhir adalah Dream Freedom yang telah merugikan 700 ribu orang. “ Total kerugiannya Rp3,5 triliun,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya