Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dua Indeks Syariah Menguat Pada Penutupan Perdagangan Awal Pekan Ini.
Dream - Indeks syariah memulai awal pekan kedua Mei 2017 dengan meyakinkan. Dibuka positif sejak sesi pembukaan, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) melaju positif sepanjang perdagangan.
Pada penutupan perdagangan harian di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 8 Mei 2017. indeks ISSI menguat 1,214 poin (0,67%) ke level 183,417. Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), turut naik 5,006 poin (0,69%) ke level 731,826.
Transaksi perdagangan saham syariah di awal pekan ini mencapai Rp 4,15 triliun dengan 58,03 juta saham yang berpindahtangan.
Aksi jual beli saham mendorong 116 emiten syariah ditutup menguat. Sementara 68 lainnya mengalami koreksi harga saham.
Pemodal asing yang pekan lalu sempat membuat panik saat melakukan aksi jual besar-besaran, kali ini masih terus kembali mengoleksi saham-saham syariah. Nilai beli bersih asing mencapai Rp 534 miliar, naik dari akhir pekan lalu senilai Rp 301 miliar.
Sepanjang perdagangan, sektor industri menjadi penggerak utama perdagangan. Industri dasar naik 2,21 persen sementara industri aneka 1,14 persen. Indeks sektor pertanian turut menggenjot perdaganan hari ini setelah menanjak 1,2 persen.
Sementara tiga indeks sektoral yang mengalami koreksi adalah barang konsumsi yang turun 0,97 persen, infrastruktur 0,35 persen, dan p525, roperti 0,07 persen.
Emiten-emiten bluechip syariah pencetak top gainer hari ini adalah UNTR yang harga sahamnya naik Rp850, UNVR Rp525, AALI Rp375, INTP Rp375, dan AKRA Rp250.
Emiten-emiten keping biru syariah top loser hari ini adalah SILO yang harga sahamnya terkoreksi Rp175, SMGR Rp50, WSKT Rp40, KLBF Rp30, dan ICBP Rp25.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pun menguat 29 poin ke level Rp13.301 per dolar AS.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya