Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Dream – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan melaporkan aset kekayaan yang dimiliki Indonesia saat ini ditaksir mencapai hampir Rp 477 triliun. Kekayaan itu berasal dari barang milik negara (BMN) berupa tanah, bangunan, sampai alutista, tahun 2017-2018.
“ R p4.779 triliun adalah posisi dari aset di dalam akun neraca terakhir,” kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com, Selasa 29 Agustus 2017.
Sri Mulyani mengatakan penilaian tersebut dilakukan pada 2007. Saat itu, aset negara sebesar Rp229 triliun. Nilai aset negara bertambah karena banyak BMN yang belum teridentifikasi, registrasi, dan tertib hukum. Lalu, tahun 2010, pemerintah merevaluasi aset.
“ Maka tahun 2010 sesudah melakukan revaluasi aset, nilainya menjadi Rp1.244 triliun,” kata dia.
Pada tahun 2016, nilai BMN sebesar Rp2.188 triliun. Aset negara ini tersebar di 87 kementerian/lembaga dengan sekitar 26 ribu satuan kerja.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Rachmatawarta, mengatakan penilaian kembali aset negara melibatkan banyak pihak, seperti konsultasi ke Komite Standar Akuntansi Pemerintah dan Badan Pemeriksa Keuangan.
Penilaian kembali BMN ini melibatkan 313 tim penilai dan dilakukan dua tahun 2017-2018.
“ Dalam kurun waktu tersebut, pemerintah akan menilai 934.409 item BMN berupa 108.524 tanah, 434.801 gedung dan bangunan, serta 391.084 item jalan, irigasi, dan jaringan sampai dengan 31 Desember 2015,” kata Isa.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya