7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Mobil Listrik. (Foto: Shutterstock)
Dream – Mobil listrik ternyata punya dampak negatif di sektor tenaga kerja. Sektor mobil listrik bisa memangkas 75 ribu pekerjaan. Bahkan, sektor pemasok suku cadang kecil akan terkena imbasnya pada 2030.
Dilansir dari Khaleej Times, Sabtu 16 Juni 2018, studi yang dilakukan oleh IG Metall Union bersama BMW, Volkswagen, dan sejumlah pembuat suku cadang mobil mengatakan kendaraan yang “ lebih bersih”, menimbulkan tantangan besar untuk industri otomotif Jerman yang menyerap tenaga kerja hingga 800 ribu orang.
Mobil listrik ini lebih mudah dibangun dan membutuhkan bagian yang jauh lebih sedikit, daripada mobil berbahan bakar bensin atau solar.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Fraunhofer Institute, pergeseran mobil konvensional menjadi mobil listrik ini akan menghilangkan 100 ribu dari 210 ribu pekerjaan di industri mobil pada 2030.
Lalu, industri mobil listrik akan menyerap 25 ribu tenaga kerja baru terkait baterai dan komponen mobil listrik lainnya.
Angka-angka dihitung berdasarkan asumsi bahwa pada saat itu, 25 persen dari semua mobil di jalan-jalan Jerman akan sepenuhnya listrik, sementara 15 persen lainnya akan menjadi hibrida, yang menggabungkan motor listrik dengan mesin pembakaran internal tradisional.
Saat ini, mobil listrik yang ada di pasar kurang dari 2 persen dari total mobil listrik secara keseluruhan.
CEO IG Metall, Joerg Hoffman, mengatakan pemerintah dan bos perusahaan perlu mengambil tindakan segera untuk mempersiapkan industri, termasuk melalui skema pelatihan ulang.
“ Akan ada pemasok yang tidak akan dapat menyesuaikan model bisnis mereka, terutama di antara perusahaan kecil dan menengah,” kata Hoffman.
Sebagai gambaran, saat ini ada 4 ribu pekerja yang merakit satu mesin mobil bertenaga bensin per tahun. Dengan adanya mobil listrik, hanya ada 1.840 orang pekerja yang dibutuhkan untuk membangun motor listrik untuk mobil. (ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?