Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Warganet Membeli IPhone Secara Online, Tapi Yang Didapatkan Malah Zonk. (Foto: World Of Buzz)
Dream – Membeli barang secara online memang sangat mudah dan menyenangkan. Selain praktis, tak jarang kita bisa mendapatkan barang dengan harga murah.
Namun, tak sedikit yang menerima barang tidak sesuai dengan keinginan. Seperti yang dialami seorang warganet asal Malaysia.
Dilansir dari World of Buzz, 15 Juni 2018, warganet ini ingin membeli iPhone 8 dari e-commerce terkenal. iPhone 8 yang dipesan adalah ponsel berwarna perak, tetapi yang datang adalah yang berwarna emas.
Ketika dicek, ternyata iPhone seharga 3.499 ringgit (Rp12,23juta) yang diterima adalah barang palsu.
“ Sejak jadi fans iPhone selama bertahun-tahun dan beberapa generasi, saya percaya dengan salah satu kemampuanku untuk mengecek bahwa iPhone yang diterima barang palsu,” kata dia.
Warganet ini semakin yakin kalau iPhone yang diterimanya adalah barang palsu setelah mengetahui keterangan ponsel di smartphonenya tak sesuai dengan yang dipesan.
Misalnya, iPhone yang dibelinya berkapasitas 64 GB, namun yang diterimanya itu 256 GB. Dia juga semakin yakin bahwa iPhone yang dibeli adalah iPhone tiruan.
Plus, sistem operasi iPhone ini adalah Android, bukan iOS. Plus, di ponsel itu adanya Google Playstore, bukannya Apps Store. Hal ini diketahui ketika dia ingin mengecek fitur untuk memperbarui aplikasi smartphone.
Alhasil, warganet ini mengunggah kekecewaannya di Facebook. Dia juga mewanti-wanti warganet lainnya untuk berhati-hati dalam membeli barang secara online.
Kabar ini terdengar juga ke telinga e-commerce. E-commerce menggantinya dengan barang asli ditambah dengan kupon 100 ringgit (Rp349.168). (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya