Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Amnesti Pajak Menjadi Penyumbang Dalam Penerimaan Pajak.
Dream - Kebijakan tax amnesty yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyumbang Rp107 triliun kepada penerimaan negara. Kebijakan ini menjadi salah satu faktor penting penyumbang penerimaan pajak.
Hal itu diakui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seperti dilansir dari kemenkeu.go.id¸ Rabu 4 Januari 2016. “ Sehingga kita masih membukukan (pertumbuhan) 4,2 persen,” kata Sri Mulyani di Jakarta.
Realisasi sementara pendapatan negara sebesar Rp1.551,8 triliun atau 86,9 persen dari target APBNP yang sebesar Rp1.786,22 triliun.
Penerimaan ini berasal dari penerimaan perpajakan sebesar Rp1.283,6 triliun atau 83,4 persen dari target APBNP yang sebesar Rp1.539,16 triliun, dan penerimaan bukan pajak sebesar Rp262,359 triliun atau 107 persen dari target sebesar Rp245,08 triliun.
Sementara itu, realisasi belanja pemerinta sebesar Rp1.859,5 triliun atau 89,3 persen dari target yang sebesar Rp2.082,94 triliun. Realisasi ini terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.148,6 triliun serta dana transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp710,9 triliun.
Meskipun kondisi perekonomian 2016 masih diliputi ketidakpastian global dan ekonomi dalam negeri belum sepenuhnya pulih, Sri Mulyani mengatakan defisit APBN tahun 2016 masih berada di batas aman. Angkanya sebesar Rp307,7 triliun atau 2,46 persen terhadap PDB. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya