Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Survei: 53 Persen Warga Indonesia Akan Gunakan THR Untuk Belanja Daripada Nabung (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Hasil survei yang dilakukan The Trade Desk, perusahaan teknologi periklanan global, bersama lembaga riset YouGov, menunjukkan bahwa 53 persen masyarakat Indonesia berencana membelanjakan uang Tunjangan Hari Raya (THR) di bulan Ramadan 2023 dibanding menabungnya.
Hasil survei ini ditemukan berdasarkan data dari 2.000 responden masyarakat Indonesia, yang menyoroti kegiatan daring sehari-hari mereka, seperti berbelanja, aktivitas spiritual, dan hiburan pada bulan Ramadan mendatang. Responden survei ini merupakan orang dewasa pada November 2022.
Sebagai bagian dari perjalanan belanja mereka, konsumen akan memulai riset untuk belanja daring sebulan sebelum Ramadan.
Menurut The Trade Desk, data agregat dari lima situs e-commerce terkemuka di Indonesia, aktivitas daring seperti ini diperkirakan akan memuncak pada 7 hingga 10 hari sebelum Idul Fitri, waktu di mana masyarakat Indonesia umumnya telah menerima THR mereka.
Perempuan milenial diperkirakan akan lebih banyak berbelanja dibandingkan masyarakat umum selama bulan Ramadhan.
Secara khusus, mereka diperkirakan akan lebih banyak berbelanja produk Kosmetik dan Parfum (49 persen), Kesehatan dan Perawatan Pribadi (52 persen), serta Pakaian dan Aksesori (61 persen).
Di sisi lain, lelaki milenial diperkirakan akan lebih banyak berbelanja kebutuhan spiritual dan produk digital.
Sementara konsumen Gen Z akan lebih banyak berbelanja produk kesehatan dan perawatan pribadi, serta kosmetik dan parfum.
Pandemi sendiri telah mendorong masyarakat indonesia untuk menggunakan teknologi dalam memenuhi kebutuhan spiritualnya.
Survei ini menunjukkan bahwa dua dari tiga masyarakat Indonesia melakukan kegiatan keagamaan secara daring, baik melalui aplikasi seluler maupun media daring.
Selama bulan suci Ramadan, sebagaimana masyarakat Indonesia akan meningkatkan kegiatan ibadah, aktivitas keagamaan daring diperkirakan akan meningkat 39 persen, dibandingkan bulan lainnya dalam satu tahun.
" Masyarakat Indonesia yang melek digital banyak beralih ke aplikasi dan saluran digital lainnya untuk mendukung aktivitas Ramadan mereka. Jumlah pengguna dan tingkat aktivitas pada saluran dan perangkat digital tumbuh secara signifikan selama Ramadhan, memungkinkan para brand untuk terhubung dengan konsumen dan tetap berada pada top of mind dengan cara yang relevan secara budaya," kata General Manager Indonesia The Trade Desk, Purnomo Kristanto, dalam acara Ramadan Success with The Trade Desk, Rabu 11 Januari 2023.
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?