Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. (Foto: Djogjasumberberita.com)
Dream – Kabupaten Banyuwangi gerah dengan keberadaan rentenir yang menyulitkan masyarakat. Pemerintah daerah ini menempuh beragam cara untuk mempersempit ruang gerak lintah darat.
Salah satunya rencananya adalah membentuk Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) yang menawarkan skema pembiayaan murah. Marjin pembiayaannya sebesar 5 persen per tahun.
BPRS ini akan dibuat dalam model Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dimiliki pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
“ Syarat-syarat administrasi untuk memperoleh pembiayaan bisa sangat kami permudah dengan tetap memperhatikan asas kehati-kehatian perbankan yang diberi garisnya oleh Bank Indonesia,” kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, di Banyuwangi ditulis dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 27 September 2016.
Dengan kemudahan pembiayaan tersebut, Anas mengklaim masyarakat bisa mengakses pembiayaan secara mudah. Yang lebih penting, mereka tak akan berhubungan lagi dengan aksi rentenir.
“ Dengan demikian, masyarakat mudah mengakses pembiayaan dan tak lagi terlilit utang menahun dari rentenir,” kata dia.
Sekadar informasi, saat ini, pemerintah daerah ini menggodok larangan praktik rentenir. Praktik keuangan yang berbunga cukup tinggi ini dinilai membuat masyarakat “ tercekik”. Dengan adanya aturan ini, pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyebut masyarakat setempat akan mendapatkan perlindungan dari praktik terlarang itu.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya