Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tak Jarang Wanita Yang Kalap Belanja, Menyesal Setelah Membeli Banyak Barang. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, satu hal yang biasanya melekat dengan seorang wanita adalah kebiasaannya belanja. Kaum hawa memang ingin mempercantik diri dan membuat penampilannya terlihat menarik.
Tak heran jika wanita menjadi sasaran empuk dari para produsen, termasuk produk kosmetik dan kecantikan.
Jika memiliki kemampuan untuk mengerem hasrat ingin belanja, Alhamdulillah. Artinya, pengeluaran bisa dikontrol dan dompet tetap aman. Petaka bagi kamu yang tak mampu mengerem kemampuan belanja. Dompet di awal bukan bisa “ kebakaran” karena eriode diskon menarik biasa digelar saat hari-hari gajian.
Sebenarnya, apa, sih, yang membuat wanita “ kesetanan” kalau sedang berbelanja?
Dilansir dari CekAja, Rabu 25 Oktober 2017, ada empat alasan wanita sering di luar batas ketika berbelanja. Misalnya, mengikuti akun beauty blogger, ingin tahu tren outfit of the day (OOTD), dan mengikuti akun jejaring sosial milik para artis. Ada juga wanita menjadi kalap berbelanja setelah menonton tutorial video kecantikan di Youtube.
Penasaran? Berikut ini adalah rinciannya.
© Dream
Yang pertama, mem-follow beauty blogger. Pengguna media sosial di Indonesia semakin berkembang dan para influencer, termasuk di bidang kecantikan, bermunculan. Para beauty blogger ini rajin mengulas berbagai produk kecantikan di blog. Mereka juga memiliki media sosial dengan banyak pengikut. Foto-foto yang ditampilkan pun berkualitas tinggi dan membuat penikmatnya betah.
Di balik unggahannya, influencer kerap menyisipkan iklan tentang produk kecantikan yang dipakai, seperti testimoni biasa atau bercerita pengalamannya menggunakan produk tersebut. Oleh karena itu, tak sedikit wanita yang tertarik pada produk yang mereka kenakan.
© Dream
OOTD ini menjadi salah satu hashtag yang populer di Instagram. Di unggahan foto yang bertanda pagar OOTD, seseorang akan berpose dengan pakaian yang dikenakan pada hari itu, mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Tak lupa, dia mencantumkan nama brand pakaian yang dikenakan.
Buat yang hobi kepoin OOTD, lebih baik hati-hati dengan dompet. Bisa-bisa langsung pergi ke mall atau belanja online baju yang diinginkan.
© Dream
E-commerce biasanya memberikan fitur buletin (newsletter) yang berisi promo-promo belanja yang dikirimkan lewat e-mail. Tak jarang mereka memberikan newsletter ini secara harian—tentunya juga mendesain buletin itu agar menarik mata pelanggan.
Untuk yang “ kuat iman”, newsletter ini tak memberikan pengaruh apa-apa, kecuali dia benar-benar ingin belanja sesuai dengan kebutuhannya. Bagaimana jika dengan yang tidak? Wah, wanita bisa kalap, terlebih jika ada tawaran diskon yang membuat mereka khilaf. Demi keamanan dan kebaikan dompet, tak ada salahnya mengurangi langganan buletin situs belanja.
© Dream
Youtube menjadi populer belakangan ini. Buat wanita yang ingin terlihat cantik, menonton tutorial make up bisa menjadi sebuah kewajiban, terlebih untuk mereka yang belum mahir berdandan.
Selain belajar dandan, wanita akan mengetahui keunggulan produk-produk kecantikan di video tersebut. Hasilnya, muncul keinginan membeli produk kosmetik yang sama.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya