Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kartu Debit Menjadi Favorit Orang-orang Yang Ingin Bertransaksi Secara Non Tunai. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, dalam pembayaran non tunai, ada dua metode pembayaran yang populer, yaitu pembayaran dengan kartu kredit dan kartu debit. Sama sepertu kartu kredit, kartu debit ini merupakan kartu pembayaran elektronik yang diterbitkan oleh bank.
NamunNominal uang yang ada di kartu debit mengacu ke saldo tabungan nasabah di bank penerbit kartu.
Meskipun tak seaman kartu kredit, masyarakat lebih suka menggunakan kartu debit untuk transaksi non tunai. Dilansir dari CNBC, Kamis 19 Oktober 2017, survei terbaru dari Compare Cards and Lending Tree Reports menyebutkan bahwa 66 persen orang Amerika percaya kartu debit adalah pembayaran yang lebih aman daripada kartu kredit. Ada 69 persen generasi milenial mengatakan kartu debit lebih aman daripada kartu kredit dan 49 persen generasi baby boomers juga mengatakan hal yang sama.
Ketika menggunakan kartu debit, sebenarnya ada tiga waktu yang tepat untuk menggunakan kartu bank debit, bahkan lebih disaranakan daripada menggunakan kartu kredit.
Pertama, menggunakan kartu debit ketika utang kartu kredit membengkak. Ketika terlilit tagihan kredit, lebih baik kamu menggunakan kartu debit untuk transaksi pembayaran. Membayar dengan kartu kredit ketika tagihan membengkak hanya akan memperbanyak jumlah tagihan.
Yang kedua, ketika kartu kredit mengenakan biaya administrasi pembayaran. Terkadang ada biaya tambahan yang dikenakan untuk suatu transaksi, misalnya membayar pajak atau biaya pendidikan.
Tentu saja ini akan mengurangi kenyamanan penggunaan kartu kredit. Jika tak ingin terkena biaya tambahan, lebih baik membayar biaya-biaya tersebut dengan kartu debit di ATM.
Yang ketiga, membeli sesuatu dari UKM. Pengusaha UKM tidak pernah membuat pengaturan pembayaran dengan kartu kredit. Sebab, mereka harus membayar biaya tambahan untuk memproses pembayaran dengan kartu kredit dan itu bisa memotong marjin untuk bisnis kecil-kecilan mereka.
Jika membayar menggunakan kartu debit, secara tidak langsung kamu menjaga harga barang UKM tetap terjangkau.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya