Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
CISDI Mengajak Kaum Muda Terlibat Dalam Sektor Pangan Nasional (Dream.co.id/Annisa Mutiara)
Dream - Indonesia diprediksi akan mengalami peningkatan populasi pada 2020 nanti. Hal ini berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan akan ketersediaan pangan bernutrisi secara signifikan.
Di sisi lain, populasi kaum muda Indonesia yang begitu besar merupakan sebuah potensi yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan sektor pangan nasional.
Menyadari hal itu, Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) mengajak kaum muda untuk berkontribusi pada transformasi sektor pangan melalui Forum for Young Indonesian (FYI). Mengusung tajuk 'Our Food, Our Future' forum ini digelar di Gedung Usmar Ismail pada 22 Oktober 2017 nanti.

" Forum ini akan menjadi inkubator bagi lahirnya pendekatan dan metode baru untuk mengembangkan kapasitas pemuda dan membuka akses untuk terlibat dalam sistem pangan," ujar Ketua FYI yang juga Direktur Program CISDI, Anindita Sitepu, di Salemba, Jakarta, Rabu, 18 Oktober 2017.
Forum ini akan dihelat dalam beberapa agenda seperti diskusi panel, talkshow, art performance, serta marketplace walktrough. Meski menyasar kaum muda, gelaran ini dapat diikuti seluruh kalangan yang ingin mengembangkan wawasan.
Forum ini juga akan menghadirkan sejumlah pakar ekonomi seperti Wakil Presiden RI Budiono, Ekonom Faisal Basri dan Emil Salim.

Ada juga tokoh bidang lingkungan, pertanian, dan kesehatan seperti Nila F. Moeloek (Menteri Kesehatan RI), Diah Saminarsih (Founder CISDI & Staff Khusus Menteri Kesehatan RI Bidang Peningkatan Kemitraan dan SDGs), Gupta Sitorus (Communication Advisor Avani Eco), Asri Saraswati (Founder & COO Agradata) dan tokoh-tokoh lainnya.
FYI juga menyelenggarakan kompetisi Seeds for Change, yang memberikan kesempatan bagi kaum muda untuk merealisasikan gagasannya menjadi sebuah aksi lewat pelatihan khusus selama satu tahun. Dua orang pemenang juga diberikan dana pendamping awal senilai Rp15 juta.
Pemuda dari pelosok Indonesia juga berkesempatan untuk menerima beasiswa FYI Fellowship. Nantinya mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi negara.
Laporan: Anniesa Mutiara
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya