5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Indeks ISSI Dan JII Menguat Pada Penutupan Perdagangan Hari Ini, Selasa 24 Oktober 2017.
Dream - Penguatan indeks syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih belum terbendung. Dua indeks syariah melaju lancar di teritori positif sepanjang sesi perdagangan Selasa 24 Oktober 2017 hingga sesi penutupan.
Menguatnya laju Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) seolah mengabaikan gerak bursa regional yang cenderung fluktuatif. Asing juga belum menghentikan aksi jual sahamnya yang sudah memasuki 12 hari perdagangan.
Pada penutupan perdagangan kali ini, ISSI tercatat menguat 0,419 poin (0,23%) ke level 185,377. Indeks ini seharian melaju di zona hijau setelah dibuka menguat di level 185,151. ISSI mencetat level tertinggi di 186.221.
Begitu pula dengan indeks bluechip syariah, JII yang menguat 1,023 poin (0,14%) ke level 732,875.
Transaksi perdagangan saham syariah secara volume memang mengalami kenaikan menjadi 58,62 juta saham yang berpindah tangan. Namun nilai transaksinya justru turun menjadi Rp3,57 triliun.
Investor banyak menanamkan investasinya di saham-saham sektor pertambangan, industri aneka, dan perdagangan yang masing-masing meroket 2,94 persen, 1,29 persen, dan 1,14 persen.
Emiten-emiten keping biru syariah pencetak top gainer hari ini dihuni AKRA yang harga sahamnya naik Rp225, SMGR Rp175, TPIA Rp175, ASII Rp125, dan PTBA Rp100.
Sebaliknya, yang menjadi top loser adalah EXCL yang harga sahamnya turun Rp170, ICBP Rp125, UNTR Rp100, LPPF Rp75, dan WSKT Rp30.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga positif. Sepanjang hari, nilai tukar rupiah berada di zona hijau. Ketika perdagangan ditutup, kurs rupiah terhadap dolar AS menguat 18 poin (0,13%) ke level Rp13.525 per dolar AS dan sempat menyentuh level tertinggi di level Rp13.485 per dolar AS.(Sah)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil