Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Berkarir Di Industri Teknologi
Dream - Tokopedia kembali menggelar konferensi teknologi tahunan, START Women in Tech, secara daring pada Sabtu, 27 November 2021 pukul 09.30-16.00 WIB, yang disiarkan melalui Tokopedia Play, situs Tokopedia Academy dan YouTube Inside Tokopedia.
Acara ini melibatkan banyak perempuan ahli teknologi di Indonesia sebagai pembicara, salah satunya Leny Suwardi, SVP of Data Protection and Privacy Office Tokopedia.
" Sebagai perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia berupaya mendukung kemajuan talenta digital lokal, termasuk talenta perempuan, dan membentuk ekosistem yang kolaboratif demi mengakselerasi tumbuh kembang industri teknologi dalam negeri," ujar Leny.

START Women in Tech diharapkan dapat memberdayakan talenta digital Indonesia, khususnya perempuan, dengan memberikan kesempatan berbagi pengalaman, memperluas wawasan sekaligus jaringan di industri teknologi agar lebih mampu bersaing secara global.
Dalam rangka acara START Summit Extension - Women in Tech, Tokopedia melalui Leny juga membagikan tips untuk perempuan Indonesia yang ingin berkarir di dunia teknologi.
1. Kembangkan Keterampilan
Terus tingkatkan keterampilan sesuai perkembangan zaman.
Caranya dengan terus belajar dan mengeksplorasi berbagai hal.
" Kita bisa belajar secara gratis melalui Tokopedia Academy. Ada banyak topik yang bisa dipelajari, mulai dari teknologi, data,
product design, entrepreneurship dan masih banyak lagi," ujar Leny.
2. Temukan Kekuatan
Setiap orang pasti memiliki pengalaman serta perspektif yang beragam. Penting untuk memiliki kerendahan hati demi membuka diri belajar dari siapa pun.
" Di sisi lain, kita harus fokus dengan apa yang dimiliki dan terus mengasahnya hingga menjadi kekuatan diri. Membandingkan apa yang tidak kita miliki dengan kelebihan orang lain hanya
akan menghambat perkembangan pribadi," jelas Leny.
3. Beradaptasi dengan Fleksibel
Situasi dan kondisi sekitar selalu berubah sehingga sangat
penting untuk cepat beradaptasi.
" Kita perlu terus menantang diri untuk berinovasi dan menjaga relevansi. Di mana pun berada, kita juga harus selalu memberikan yang terbaik," kata Leny.
4. Multitasking
Kemampuan multitasking juga sangat diperlukan. Misalnya, menyeimbangkan kepentingan keluarga dan kepentingan pekerjaan, apalagi ketika sudah berkeluarga.
5. Pentingnya ‘Me Time’
Membaca buku, olahraga, nonton serial drama, dan melakukan hal yang kita sukai adalah cara untuk mengisi ulang energi agar tetap sehat fisik dan mental dalam menjalani peran di keluarga maupun pekerjaan.

Selain Leny, START Women in Tech turut dihadiri Ir. Suharti. M.A, PhD, Sekretaris Jenderal Kemendikbud dan Ristek RI; Mira Tayyiba, S.T., MSEE, Sekretaris Jenderal Kemenkominfo RI; Jamshed M.Kazi, Country Representative Indonesia & Liaison to ASEAN at UN Women; Megawaty Khie, Country Director Google Cloud Indonesia; Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia; Catherine Sutjahyo, Chief Food Officer at Gojek Group dan masih banyak lainnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya