Jangan Salah, Begini Cara Tepat Minum Air Isotonik

Reporter : Gladys Velonia
Selasa, 30 Januari 2018 06:44
Jangan Salah, Begini Cara Tepat Minum Air Isotonik
Tak boleh sembarang ya. Ada bedanya

Dream - Saat olahraga intensif, produksi keringat pasti akan lebih banyak dari biasanya. Untuk mengganti cairan yang keluar cukup banyak melalui keringat, konsumsi air putih tentu jadi hal wajib. Jangan sampai setelah olahraga tubuh malah terasa lemas karena kekurangan cairan.

Selain air putih, kini sedang banyak digandrungi konsumsi minuman isotonik. Minuman tersebut dianggap bisa secara efektif menggantikan elektrolit dalam tubuh secara cepat. Hal ini bisa dilakukan tapi jangan sampai salah menerapkannya.

" Olahraga bagus ya, tapi konsumsi air dan isotonik itu beberapa orang masih salah," ujarnya Aninda Perdana, Health Marketing Manager Danone AQUA, di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Senin 29 Januari 2018.

Menurut Anin, orang cenderung memilih minuman air kelapa atau air dalam kemasan yang mengandung isotonik seusai berolahraga.Padahal, kata Anin, hal tersebut tak sepenuhnya benar.

" Kalau orang beraktivitas fisik sedang sampai berat, maksudnya aktivitas sedang itu yang kalau di treadmill sampai ngos-ngosan, durasinya cuma 35-45 menit ganti cairannya dengan air putih saja. Kalau sudah lebih dari 1 jam, baru boleh ganti cairan tubuh pakai isotonik," jelas Anin.

Hal tersebut dikarenakan dalam air isotonik terdapat kandungan gula, sehingga olahraga yang harusnya membakar kalori dan lemak menjadi percuma jika baru dilakukan kurang dari 45 menit.

" Minum air isotoniknya pun tidak boleh sembarangan ya, yang bagus yang benar-benar asli dari kelapa hijau. Kandungan air kelapa asli-lah yang ada mineral dan isotoniknya," kata Anin.

(Sah)

 

Beri Komentar