Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Www.witifadental.com
Dream - Beberapa tahun belakangan ini, pemakaian kawat gigi menjadi sangat tren di kalangan anak muda. Selain dimanfaatkan untuk merapihkan gigi, cara tersebut diyakini dapat membuat penampilan seseorang menjadi jauh lebih menarik.
Biaya yang mahal, membuat sebagian orang mencoba alternatif yang lebih murah. Selain menggunakan jasa tukang gigi, ada juga yang berinisiatif untuk meluruskan gigi dengan cara mereka sendiri.
Seperti yang dikutip dari cosmopolitan.com pada Sabtu, 22 Agustus 2015, ternyata tindakan itu menimbulkan efek yang sangat berbahaya untuk kesehatan gigi. Para remaja Amerika, biasanya membuat kawat gigi sendiri dengan memanfaatkan bahan elastis yang digunakan untuk membuat rambut palsu.
Seorang pengguna Youtube " songforeverlove" mengunggah sebuah video yang mempromosikan penggunaan kawat gigi murah, tanpa harus mengunjungi dokter gigi. Hingga kini, video itu telah dikunjungi 365.000 netizen yang penasaran dengan tawaran menggiurkan itu.
Pada video itu, ia terlihat menggunakan tali elastis berukuran kecil yang dipasangkan pada giginya. " Untuk hari pertama, ini kan terasa sangat sakit. Tapi jangan menyerah karena akan sebanding dengan hasil yang didapatkan," ungkapnya berpromosi.
Cara yang ditawarkan gadis itu terlihat sangat mudah, tapi tetap saja hal itu bukan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut. Bahkan dapat mendatangkan bahaya yang jauh lebih besar dibanding perawatan ke dokter gigi.
Mengantisipasi tren berkembang lebih jauh, Persatuan Ortodentis Amerika mengeluarkan peringatan penting mengenai hal ini sejak September tahun lalu. Pakar Orthodentis menjelaskan, cara tersebut bisa membuat gigi mengalami kerontokan karena tidak ditangani dengan ilmu yang benar.
Bahkan seorang pakar gigi membutuhkan waktu selama satu tahun, untuk mempelajari cara meletakkan kawat gigi yang tepat. Jadi bisa dibayangkan betapa bahayanya melakukan hal itu tanpa ilmu yang profesional.
Selain kerontokan, gigi juga akan mengalami kerusakan yang permanen dan akan menjadi ompong selamanya. Jadi lebih baik berhati-hati daripada memilih harga murah tapi tidak sebanding dengan resiko yang ditimbulkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya