Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Banyak perempuan Indonesia yang salah memilih produk tabir surya untuk melindungi kulit wajah mereka. Sebagaian dari mereka berpikir produk yang mengadung SPF 30 sudah cukup melindungi bahaya sinar UV yang menerpa wajah secara langsung. Tapi faktanya, produk tersebut hanya bermanfaat melindungi kulit dari serangan sinar UV B saja.
Sebagai salah satu dokter spesialis kulit, Amaranila Lalita Drijono mengungkapkan efek dari sinar UV A lebih berbahaya dibandingkan tipe UV B. " Penetrasi sinar UV A masuk lebih dalam ke lapisan epidermis hingga kulit menjadi tipis. Kemudian pembuluh darah menjadi melebar sehingga urat-urat halus menjadi kelihatan," kata Nila pada Dream.
Bahaya di atas juga dapat menyebabkan kerusakan garis DNA, kemudian menekan imunitas yang menyebabkan timbulnya kutil dan kanker kulit. " Reaksi UV B sebenarnya hanya menyumbang sebesar 0,5 persen dan UV A sebesar 9,5 persen. Angka itu menjadi besar dibanding proporsi masa bumi secara keseluruhan," tambah Nila saat ditemui di kawasan Plaza Indonesia.
Penting juga untuk memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal, sebagai pertimbangan dalam memilih kandungan yang terdapat di dalam produk. Sehingga pemakaian produk-produk kecantikan dari luar negeri tidak cocok dikenakan bagi kulit masyarakat Indonesia yang beriklim tropis.
Selama ini masyarakat lebih mengenal manfaat sunscreen sebagai pelindung kulit agar tidak mudah terbakar sinar matahari. Tapi yang lebih penting dari itu untuk mencegah kolagen agar tidak rusak. Sehingga tidak menurunkan penangkapan asam Vitamin A yang membuat wajah tetap awet muda.
" Kalau asam Vitamin A rendah, maka imunitas akan terganggu dan lama-kelamaan akan terserang Lupus. Penyakit yang membuat penderitanya tidak bisa terkena sinar matahari," tambah Nila melengkapi.
Penggunaan sunscreen yang tepat juga dapat mencegah pengobatan dengan biaya yang mahal. Salah satu indikator untuk mengukur pentingnya penggunaan produk kecantikan ini bukanlah kulit yang memerah, melainkan tingkat kegelapan kulit yang terpapar sinar matahari.
Saat memilih sunscreen, sangat penting untuk memperhatikan kandungan yang digunakan untuk membuatnya. Hindari pemakaian tabir surya yang dibuat industri rumahan karena produk yang mereka hasilkan kurang stabil saat dikenakan. " Cermati apakah sudah mengandung SPF minimal enam dan PPD itu minimal 10," tambah Nila.
Sebuah krim tabir surya yang bagus, juga harus dilengkapi dengan broad spectrum dan photosability. Sehingga mampu melindungi kulit dari kedua jenis sinar UV yang berbahaya yakni sinar UV A dan UV B. Pemakaian tabir surya juga harus disesuaikan dengan jenis kegiatan masing-masing orang.
" Kalau mau berenang pakai yang sunscreen fisik jadi lebih kuat menempel walau terkena air. Terus kalau untuk anak-anak juga tidak boleh sembarangan, harus yang chemical sunscreen biar tidak alergi," tutup Nila.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya