Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tinggal di negara yang beriklim tropis, membuat perempuan Indonesia tidak bisa abai begitu saja terhadap perawatan wajah. Efek dari paparan sinar matahari dapat menyebabkan penuan datang lebih cepat jika kulit tidak dilindungi dengan cara tepat.
Ditambah pula dengan letak geografis Indonesia yang tepat berada di lintasan garis khatulistiwa, menjadikan negara ini memiliki kelembaban yang cukup tinggi. Bahkan sebuah riset menunjukan, Indonesia menempati posisi kesepuluh dari skala satu sampai 11 ultraviolet index.
" Sehingga kulit menghadapi resiko terpapar sinar matahari sepanjang tahun. Meskipun bekerja di dalam ruangan, tapi sinar UV A dapat menembus kaca" kata dokter spesialis kulit, Amaranila Lalita Drijono.
Nila menyarankan para perempuan Indonesia untuk rajin mengggunakan sunscreen secara rutin. Hal ini bertujuan untuk melindungi kulit dari panas matahari yang berdampak negatif bagi kelembaban kulit.
" 9 dari 10 wanita di Jakarta ini pasti bilang malas untuk pakai sunscreen karena takut lengket dan ribet. Padahal bahayanya bisa sampai terkena penyakit lupus loh," tambahnya.
Gaya hidup yang mengadopsi budaya Barat menjadi salah satu penyebab kulit menjadi lebih sering terpapar sinar matahari. " Selain itu, bocornya ozon memberi dampak negatif juga untuk kulit. Apalagi di Australia telah ditemukan UV C yang lebih berbahaya dari tipe A dan B," ujar Nila seperti dikutip Dream di Jakarta.
Pemakaian sunscreen menjadi solusi yang sangat tepat karena dapat menghambat penuaan dini hingga 80 persen. Masalah kulit seperti munculnya garis-garis halus pada dahi, kutil pada wajah dan flek hitam dapat dicegah dengan produk kecantikan yang satu ini. " Tapi harus selektif ya memilih produk tabir surya, karena harus tetap disesuaikan dengan kondisi tempat tinggal Anda juga," pungkas Nila.
Iklim tropis mempengaruhi panas yang bercampur dengan lembab, sehingga pemakaian krim tabir surya harus disesuaikan dengan kondisi itu. Sedangkan produk yang datang dari negara Barat tidak diformulasi untuk kulit yang sesuai dengan orang Indonesia. Sehingga, sangat tidak disarankan untuk memakai krim tabir surya dari luar negeri.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya