Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Meghan Markle (Shutterstock)
Dream - Beberapa hari lalu, saat pembukaan acara Cirque du Soleil, Meghan Markle, datang dengan penampilan memukau. Gaun dengan detail sequin serta sepatu tumit tinggi. Ia begitu cantik dengan nuansa glamor yang sangat kental.
Meski demikian, banyak yang mengkritik penampilan istri Pangeran Harry ini. Pasalnya, ia mengenakan sepatu yang haknya mencapai 10 cm. Hal tersebut dikhawatirkan bisa membahayakan janin dalam kandungannya.
" Menggunakan sepatu tumit tinggi, dapat memberikan banyak tekanan pada perutnya yang dapat membahayakan bayi," kata dr. Sarah Jarvis, seorang dokter asal Inggris, seperti dikutip dari The Sun.
Ia juga memperingatkan para ibu hamil untuk tidak memakai sepatu hak tinggi ketika hamil besar. Hal ini karena ligamen sudah sangat dibebani oleh janin yang terus membesar.
Menggunakan sepatu hak tinggi akan menambah tekanan dan meningkatkan risiko kehilangan keseimbangan serta jatuh duduk yang bisa berakibat fatal.
" Salah satu bagian tubuh yang paling menahan beban adalah bagian belakang. Bagian ini cenderung tegang dan kerap nyeri," ujar Jarvis.
Mengenakan sepatu hak tinggi dapat membuat ibu hamil lebih berisiko mengalami sakit punggung, tegang pada pergelangan kaki hingga risiko jatuh.

Selain itu, sepatu hak tinggi dapat menyebabkan kram betis, yang memberikan tekanan lebih besar pada lutut dan punggung.
" Mengenakan sepatu hak tinggi mungkin merupakan faktor yang berkontribusi pada kecenderungan kram kaki, " ujar Katharine Graves, seorang bidan dan penulis buku The Hypnobirthing Book.
Saat ini kehamilan Meghan sudah memasuki usia 6 bulan. Diperkirakan, ia akan melahirkan pada akhir April atau awal Mei 2019 mendatang.
Laporan Mega Rasmiyati
Dream - Istri Pangeran Harry, Meghan Markle, kini sedang menjadi perhatian publik Inggris. Pasalnya, ia tengah mengandung anak pertamanya yang bakal masuk dalam daftar penerus tahta Kerajaan Inggris.
Sebelumnya pihak Kerajaan tak mengungkap secara detail kehamilan Markle. Mereka hanya mengumumkan kalau sang bayi bakal lahir pada musim semi di 2019. Namun Meghan dengan polosnya mengungkap bulan perkiraan lahirnya ke publik.

Beberapa hari lalu, ia sedang mengunjungi Birkenhead, Merseyside, Inggris, dan disambut oleh banyak orang. Markle pun menghampiri mereka dan ada yang menanyakan berapa usia kandungannya.
Dikutip dari Prevention, mantan aktris asal Amerika Serikat itu pun menjawab kalau kini kandungannya berusia 6 bulan. Percakapan pun berlanjut dan terungkap kalau diperkirakan sang bayi bakal lahir pada akhir April atau awal Mei 2019 mendatang.
Percakapan tersebut juga terekam oleh jurnalis setempat. Akhirnya, teka-teki usia kandungan Markle terjawab sudah dan publik Inggris pun tak lagi penasaran. Kabarnya, ia bakal melahirkan di rumah sakit yang berbeda dengan Kate Middleton, istri Pangeran Harry.
Beberapa sumber mengungkap kalau Frimley Park Hospital di Surrey, London akan jadi tempat persalinan anak pertama Pangeran Harry. Pihak Kerajaan Inggris sendiri belum mengungkap secara detail terkait rencana persalinan Markle.
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan