IT Telkom Surabaya Bangun Bilik Steril untuk Kurangi Penularan Corona

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 19 Maret 2020 13:23
IT Telkom Surabaya Bangun Bilik Steril untuk Kurangi Penularan Corona
Konsep bilik ini adalah mematikan virus dan bakteri ada pada tubuh seseorang dengan cara menyemprotkannnya selama beberapa detik.

Dream - Penularan corona virus (Covid-19) bukan hanya menyebar di Jakarta, tapi juga sampai ke Jawa Timur. Hand sanitizer, produk disinfektan, masker dan alat penunjang kesehatan lainnya, sangat sulit didapatkan.

Jika pun ada harganya sudah sangat mahal. Kondisi ini membuat Tri Rismaharini, wali kota Jawa Timur berinisiatif untuk membuat bilik disinfektan. Konsep bilik ini adalah mematikan virus dan bakteri ada pada tubuh seseorang dengan cara menyemprotkannnya selama beberapa detik.

Nantinya bilik ini bakal ditempat di ruang publik dan mudah diakses masyarakat untuk menekan layu penularan virus corona. Untuk membuatnya, Risma meminta secara khusus tim dari Institut Teknologi Surabaya.

Dikutip dari ittelkom-sby.ac.id, tim mereka sedang menyiapkan menciptakan Sterillization Chamber atau ruang sterilisasi. Prinsip utama dari ruang sterilisasi ini adalah menyemprotkan uap desinfektan ke seluruh tubuh seseorang sehingga terbebas dari virus/bakteri atau kuman.

 

1 dari 4 halaman

Membunuh Virus

Seseorang yang keluar dari ruang sterilisasi ini diharapkan telah terbebas dari kuman sehingga tidak akan menularkan/menyebarkan kepada pihak lain. Kelebihan dari ruang sterilisasi dibanding dengan cuci tangan/hand sanitizer adalah mampu membunuh virus yang menempel pada seluruh bagian tubuh manusia, sementara cuci tangan hanya mampu membunuh virus yang ada di tangan.

Bilik Steril© Twitter

Foto: Twitter @ameliarizqaz

Dengan demikian peluang seseorang untuk menyebarkan virus menjadi lebih kecil setelah keluar dari ruang sterilisasi. Prototipe ruang sterilisasi dari tim IT Telkom Surabaya telah diperlihatkan kepada Walikota Surabaya Tri Risma pada Rabu, 18 Maret 2020 kemarin

2 dari 4 halaman

Viral, Ruang Disinfektan di Vietnam Demi Cegah Penularan Covid-19

Dream - Saat ini di Indonesia, sangat sulit mendapatkan masker pelindung dan hand sanitizer demi mencegah penularan virus corona (Covid-19). Langkah yang diambil Vietnam mungkin bisa jadi inspirasi berbagai negara, termasuk Indonesia.

Vietnam merancang ruang disinfektan yang bisa diakses siapa pun demi menghindari penyebaran virus corona. Ruangan ini menggunakan ion air garam. Dibuat oleh tim dari National Institute of Occupational and Environmental Health serta The Hanoi University of Science and Technology.

© Dream

Alat tersebut menggunakan sistem ruang disinfeksi mobile. Bisa ditaruh di area yang padat orang untuk memastikan keamanan dan membatasi penyebaran patogen berbahaya, terutama dalam situasi pandemi COVID-19 seperti sekarang.

Dikutip dari Vietnam.org, hanya dibutuhkan 15-20 detik untuk 'membersihkan' tubuh seseorang. Ruang disinfektan ini dirancang secara modular sehingga dapat dengan mudah dilepas dan diangkut. Sistem instalasi yang lengkap dapat memenuhi kapasitas disinfeksi hingga 1.000 orang / hari.

 

3 dari 4 halaman

Bisa Bersihkan Sistem Pernapasan

Sistem ini terdiri dari dua kamar, satu berbentuk semprotan air elektrolisis dan berupa bentuk tetesan yang mengarahkan panas dan ozon ke tubuh. Diproduksi dengan mengelektrolisis air biasa yang mengandung natrium klorida terlarut, dan dapat membersihkan sistem pernapasan.

Ruang disinfektan vienam© Soha.vn

(Foto: Soha.Vn)

Ruangan dirancang berdasarkan prinsip penggunaan larutan garam terionisasi (anolyte) dalam bentuk kabut yang menyemprotkan seluruh tubuh dengan cepat untuk mengdisinfeksi permukaan tubuh. Semua solusi disinfektan disiapkan dan memastikan keamanan bagi area kulit sensitif.

 

4 dari 4 halaman

Sensor Inframerah

" Di dalam ruang disinfeksi tersebut terdapat sensor inframerah sehingga secara otomatis akan mengaktifkan proses penyemprotan begitu orang masuk ke dalamnya," kata
Prof. Dr. Doan Ngoc Hai, Direktur Vietnam Academy of Science and Technology (VAST).

Ruangan disinfektan© Soha.vn

(Foto: Soha.Vn)

Departemen National Institute of Occupational and Environmental Health juga melakukan tes mikrobiologis pada manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 90% bakteri, virus di permukaan tubuh dan pakaian sepenuhnya bisa hilang setelah melalui ruangan tersebut.

Laporan Cindy Azari

Beri Komentar