Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Jakarta Eye Center (JEC) Cinere
Dream - Guna memperluas akses kebutuhan masyarakat terhadap kesehatan mata, Jakarta Eye Center (JEC) kembali membuka Klinik Mata Utama di kawasan Cinere, Depok. Klinik ini merupakan yang keempat setelah sebelumnya dihadirkan di Cibubur, Semarang dan Tambora.
Rendahnya angka penanganan penyakit mata akibat penuaan melatarbelakangi berdirinya JEC di Cinere. Masyarakat juga bisa lebih mudah mengakses layanan kesehatan meta dari para profesional, termasuk spesialis-spesialis mata.
" Penanganan operasi katarak di Indonesia baru mendekati angka seribu per 1 juta penduduk setiap tahunnya. Angka ini masih jauh tertinggal dengan negara lain," tutur Johan A. Hutauruk, selaku Direktur Utama JEC Corporate di Cinere, Kamis 21 Desember 2017.
Tak hanya katarak, klinik ini juga menyediakan fasilitas diagnostik serta tindakan bagi penderita Age-Related Macular Degeneration (AMD) dan glaukoma. Pasien akan ditangani dengan berbagai tindakan seperti laser, operasi ataupun injeksi.
Klinik JEC kini memiliki 10 dokter spesialis dengan berbagai layanan seperti pediatric ophtalmology, ocuplasty service, diabetes care, nutritionist consultant, serta jasa pemeriksaan mata secara aktif ke berbagai sekolah dan komunitas.
Klinik Mata Utama JEC Cinere turut bekerjasama dengan pemerintah setempat dalam memberikan layanan BPJS. Pemegang kartu BPJS nantinya bisa mendapatkan penanganan seputar kesehatan mata mulai bulan Maret 2018.
" Ini upaya kami untuk ikut serta dalam membantu program BPJS pemerintah. Sayang sekali dana yang digunakan untuk menangani kebutaan tidak didampingi oleh fasilitas yang memadai," ungkap Johan.
(Sah/Laporan Annisa Mutiara)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya