Dream - Makanan manis seperti donat, permen dan lainnya memang menjadi kesukaan hampir semua usia. Namun siapa sangka mengonsumsi makanan dengan kandungan gula berlebih berdampak buruk untuk kesehatan.
Dilansir Sheknows, Jumat 4 September 2015 beberapa penyakit yang ditimbulkan komsumsi gula berlebih adalah obesitas, diabetes, penuaan dini, kolesterol, jantung dan liver. Makanan yang mengandung gula tinggi juga mengandung kalori yang tinggi, hal tersebut yang membuat bobot tubuh cepat naik.
Penambahan gula pada makanan tidak akan menambah nutrisi, melainkan hanya kalori. Asosiasi diet di Amerika menyarankan masyarakat lebih memilih air putih daripada minuman bergula, serta membatasi penambahan gula pada makanan.
Selain menambah berat badan, konsumsi gula juga meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Asosiasi Diabetes Amerika menyarankan untuk memilih zat lain pengganti gula.
Penelitian yang dilakukan sebuah universitas di Atlanta mengatakan konsumsi gula pada makanan berakibat buruk bagi jantung.
Makanan dengan kadar gula tinggi dapat menurunkan kadar HDL atau kolesterol baik. Lebih lanjut menurut Asosiasi Jantung Amerika, konsumsi gula tambahan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke.
Mulailah kurangi makanan yang sifatnya manis, konsumsi buah-buahan dan air putih secara rutin selain untuk kesehatan hal ini juga dapat membuat semakin percaya diri dengan tampilan proposional dan kulit yang sehat.
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah