Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Dream - Makanan yang satu ini menjadi satu yang favorit hampir semua usia. Rasa manis yang lumer di lidah membuat siapa saja terbuai nikmatnya. Namun tidak hanya itu, cokelat ternyata dapat membantu melindungi kulit agar tetap sehat.
Penelitian terbaru para ilmuwan London menemukan mengonsumsi 20 gram cokelat hitam selama 12 minggu mampu membuat kulit tahan berada di bawah sinar matahari seperti dikutip Health, Selasa 15 September 2015.
Journal of Cosmetic Dermatology mengungkapkan dark chocolate menawarkan perlindungan yang signifikan terhadap efek sinar UV yang berbahaya.
Sinar ultraviolet dari sinar matahari dapat menyebabkan penuaan dini. Ilmuwan Jerman juga menemukan cokelat dapat membantu melindungi kulit dari sinar yang menyebabkan kanker.
" Data ilmiah makan coklat dengan kandungan tinggi flavonoid, senyawa antioksidan pada cokelat hitam dapat melindungi kulit Anda, terutama kulit terbakar dan kerusakan UV," kata Professor of Dermatology di SUNY Downstate Medical Center, New York.
Studi menunjukkan setelah tiga bulan, konsumsi cokelat flavanol yang tinggi dapat meningkatkan ketebalan kulit, hidrasi, dan mikrosirkulasi penampilan kulit.
" Jika makan coklat untuk manfaat kesehatan harus fokus pada coklat gelap atau coklat bubuk, yang memiliki konsentrasi yang lebih tinggi dari antioksidan," ujar Cosmetic Dermatologist, Dr. Oscar Hevia.
Professor of Dermatology at SUNY Downstate Medical Center di New York City, Dr. Jessica Krant merekomendasikan makan cokelat dengan jumlah sedikit sebagai anti kaker dan penuaan dini.
Namun Dr. Krant menyarankan tidak mengonsumsi dengan jumlah besar karena kandungan cokelat juga tinggi akan gula.
Medical director of Mount Sinai Dermatology di New York City, Gary Goldenberg juga mengatakan cokelat membantu elastisitas dan menjaga kelembaban kulit. " Stres oksidatif adalah musuh utama kulit akibat paparan sinar UV, bahan kimia, dan polusi lingkungan yang menyebabkan pelepasan radikal bebas," katanya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang