Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Tidak sedikit pasangan yang baru menikah menginginkan bayi kembar. Terkadang, mereka juga melakukan berbagai upaya untuk mendapatkannya. Banyak yang berpendapat untuk memiliki keturunan kembar mesti memiliki genetik atau keturunan kembar pula.
Namun, menurut Dokter Spesialis Kandungan, dr. Ifzal Ali, SpOG, tidak selalu untuk memiliki bayi kembar faktor genetik jadi hal paling menentukan.
"Untuk memiliki bayi kembar, faktor genetik sudah tidak terlalu mempengaruhi. Asupan obat untuk merangsang indung telor menghasilkan bayi kembar kini sudah banyak dilakukan," kata dr. Ifzal, Senin 14 September 2015.
Ifzal menduga kelahiran bayi kembar lebih dari dua kemungkinan besar karena menggunakan obat penyubur. Obat penyubur yang dikonsumsi dengan tujuan agar sel telur matang secara sempurna, diduga dokter yang berpraktek di Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina ini yang memicu terjadinya bayi kembar.
"Indung telur normalnya menghasilkan satu. Namun ketika mengonsumsi obat penyubur maka sel telur yang matang pada saat bersamaan bisa banyak," jelasnya.
Namun, menuruit dr. Ifzal bayi kelahiran kembar lebih dari dua memiliki risiko ynag lebih banyak.
"Jika lebih dari dua maka rahim tidak akan mampu menampung berat bayi sehingga proses persalinan prematur akan terjadi," paparnya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari