Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Dream - Hewan peliharaan yang satu ini tidak hanya menggemaskan, namun ternyata memiliki dampak positif untuk manusia.
Dikutip Medicalnewstoday, Rabu 11 November 2015, menurut penelitian memelihara kucing dapat melindungi manusia dari Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Peneliti dari University of Florida dan University of California, San Francisco mengatakan darah dari pasien yang terinfeksi Human Immunodeficiency virus (HIV) menunjukkan respon kekebalan terhadap protein virus AIDS kucing.
" Sejak FIV (Feline immunodeficiency virus) dan HIV-1 adalah sepupu jauh dan urutan mereka mirip, kami menggunakan sel T manusia HIV positif," ujar Profesor Retroviral Imunologi College of Veterinary Medicine di University of Florida, Janet Yamamoto.
Penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Virology strategi pengembangan vaksin untuk HIV. Para peneliti mengatakan mereka bekerja pada sel T yang mampu mengaktifkan respon imun manusia terhadap kucing acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) virus .
T peptida adalah bagian kecil dari protein yang penting dalam proses ini, karena mereka memicu sel T tubuh untuk membedakan peptida virus pada sel yang terinfeksi.
Namun, Prof Yamamoto mengatakan tidak semua peptida HIV dapat bekerja sebagai komponen vaksin. Beberapa meningkatkan infeksi HIV atau tidak berpengaruh, sementara yang lain memiliki anti HIV jika perubahan virus atau bermutasi menghindari kekebalan.
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa ketika menggabungkan berbagai protein HIV secara keseluruhan untuk membuat komponen vaksin, hasilnya belum cukup kuat untuk membuat vaksin komersial.
Tapi para peneliti percaya virus AIDS kucing dapat digunakan untuk menemukan daerah tempat virus AIDS manusia. (Ism)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
